Wednesday, 08 May 2019 | 07:35:19 WIB | 672 Pembaca

Bupati Amril " Menjaga Produktivitas Kerja ASN Selama Bulan Ramadhan 1440.H "

advertorial

Foto: Menjaga Produktivitas Kerja ASN Selama Bulan Ramadhan 1440.H

Portalriau.com - Bengkalis - Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) menerapkan penyesuaian jam kerja bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) selama bulan Ramadan.
 
 
Jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) akan berkurang selama bulan ramadan jika dibandingkan dengan hari biasa. Berdasarkan Surat Edaran MenPAN RB Nomor 394/2019 tentang Penetapan Jam Kerja Pada Bulan Ramadan 1440 H, ada pengurangan satu jam kerja selama bulan suci umat Islam tersebut.
 
 
Dalam surat tersebut bahwa bagi instansi pemerintah yang memberlakukan lima hari kerja, selama bulan ramadan pukul 08.00 WIB hingga 14.00 WIB untuk Senin-Kamis, dengan waktu istirahat diberikan pukul 12.00 WIB - 12.30 WIB.
 
 
Sedangkan hari jumat jam kerja ASN pukul 08.00 WIB hingga 15.30 WIB dan waktu istirahat pukul 11.30 WIB sampai 12.30 WIB.
 
Kemudian bagi instansi pemerintah yang memberlakukan enam hari kerja menjadi pukul 08.00 WIB hingga 14.00 WIB untuk Senin-Kamis dan Sabtu dengan waktu istirahat selama 30 menit terhitung pukul 12.00 WIB selama bulan ramadhan menjadi 32,5 jam dalam satu minggu.
 
 
Sebab ketentuan pelaksanaan mengenai jam kerja dibulan ramadhan yang sudah diatur oleh pemerintah pusat dan daerahnya masing-masing dengan menyesuaikan situasi dan kondisi setempat," hal ini dijelaskan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bengkalis, Drs.H.Tengku Zainuddin,Selasa (06/5/2019) siang.
 
 
Lebih lanjut Zainuddin,Diharpakan khusus ASN jangan dijadikan ibadah puasa sebagai alasan mengurangi produktivitas kerja karena rasa lapar dan dahaga, tapi jadikanlah ibadah puasa sebagai dorongan untuk meningkatkan produktivitas kerja,
 
"karena setiap amal baik yang dilaksanakan pada bulan suci ramadhan, dinyatakan sebagai ibadah yang mendapat pahala besar di sisi Allah SWT."Ujar Kepala BKD Kabupaten Bengkalis, Drs.H.Tengku Zainuddin.
 
 
Bupati Bengkalis Amril Mukminin menyampaikan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah kabupaten Bengkalis untuk menjaga Produktifitas kerja selama bulan Ramadhan.Pesan ini disampaikan Bupati saat di depan masyarakat Bengkalis sebelum melaksanakan ibada solat Tarawih perdana, Minggu (5/5/2019) malam belum lama ini di Masjid Istiqomah Bengkalis.
 
 
"Disampaikan Amril Jangan dijadikan ibadah puasa sebagai alasan mengurangi Produktivitas kerja karena rasa lapar dan dahaga, tapi jadikanlah ibadah puasa sebagai dorongan untuk meningkatkan produktivitas, karena setiap amal baik yang dilaksanakan pada bulan suci ramadhan, dinyatakan sebagai ibadah yang mendapat pahala besar di sisi Allah," ungkap Amril.
 
 
"Lanjut Amril, Bulan yang penuh berkah, ampunan, rahmat, dan kemuliaan ini. Bupati Bengkalis Amril Mukminin mengajak kepada seluruh umat muslim yang ada di Kabupaten Bengkalis, jangan menyia-menyiakan kesempatan di bulan ramadhan tahun ini, mengingat belum tentu ditemukan kembali pada bulan suci ramadhan yang akan datang.
 
 
Untuk itu mari kita jalani ibadah ramadhan ini dengan semangat, ikhlas, jujur dan sungguh-sungguh, serta dirikan sholat malam, tadarus dan cari keutamaan pada bulan suci ramadhan.
 
Untuk meningkatkan ibadah kepada Allah SWT, dengan harapan semoga ramadhan tahun ini lebih baik dari ramadhan tahun sebelumnya dan mari jaga puasa dengan baik semata-mata mengharapkan ridho Allah swt.
 
Amril juga mengucapan terima kasih atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis kepada seluruh ASN dan lapisan masyarakat karena telah ikut membantu Pemerintah dalam membangun Kabupaten Bengkalis ini dengan menciptakan situasi kondusif dalam kehidupan sehari-hari dan sampai saat ini kita masih bisa merasa nyaman aman dan tentram,
 
 
“Marhaban Yaa Ramadhan” Selamat menunaikan ibadah puasa 1440 Hijriyah tahun 2019 Masehi kepada masyarakat Bengkalis dan kepada ASN dapat kiranya menjaga disiplin kerja selama menjalankan ibadah puasa.himbu Bupati Bengkalis, Amril.
 
 
Sementara itu Komisi I DPRD Kabupaten Bengkalis Susianto SR saat ditanyai soal Proaktivitas Kerja ASN Selama bulan ramahdan  Pihaknya mengharapkan kepada instansi pemerintah yang sudah memberlakukan 6 hari kerja, pada hari Senin hingga Kamis dan Sabtu.
 
 
"itu memang sudah menjadi  Ketentuan dalam surat edaran dalam memaksimalkan pelaksanaan kinerja ASN pada bulan ramadan memang sudah diatur oleh Pemerintah Pusat maupun Daerah dengan menyesuaikan situasi dan kondisi setempat demikian bunyi surat edaran di harpakan bagi ASN dapat kiranya mematuhinya.
 
 
Untuk itu Susianto mengharapkan agar seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah kabupaten Bengkalis dapat bekerja produktif selama puasa ramadhan, Sebab Ibadah puasa bukan alasan untuk bermalas-malasan, ASN harus tetap disiplin dan bekerja sungguh-sungguh dan harus tetap hadir tepat waktu dan melaksanakan pekerjaan sebagaimana biasa selama menjalankan ibadah ramadhan.
 
 
"Sesuai kebijakan pemerintah daerah, jam kerja ASN selama ramahdan Senin sampai Kamis dan Jumat pulangnya jangan sampai puasa mengurangi produktivitas kerja, harus benar-benar memanfaatkan bulan baik ini dengan sebaik-baiknya dan meningkatkan produktivitas kerja serta amal ibadah kepada allah swt, Susianto mengharapkan bagi ASN agar melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik dan tidak ada pekerjaan yang sia-sia karena  melaksanakan ibadah puasa." Harap Susianto SR.
 
 
Ketua LAMR Kecamatan Mandau, Drs.H.Dzulfikar Indra menambahkan terkait masalah kerja Aparatur sipil negara ( ASN) tak menurunkan kualitas kinerjanya selama bulan ramadan,sebab ASN sudah berpengalaman dalam menghadapi situasi kerja selama ramadan.saya meminta agar pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal, karena ini sebagaian dari ibadah. Supaya produktivitas kerja ASN lebih meningkat," kata Zulfikar.
 
 
Dalam keterangan tertulisnya, Zulfikar tentunya Pemerintah sudah membuat surat edaran tentang perubahan jadwal jam kerja aparatur sipil negara selama bulan ramadan.akan mendapat jam kerja lebih pendek selama awal puasa hingga menjelang lebaran.jam kerja para ASN ini di seluruh organisasi perangkat daerah di lingkungan pemprov maupun pemerintah daerah .
 
Pemerintah juga menjamin bahwa layanan kepada masyarakat akan tetap berjalan optimal meskipun jam kerja berkurang, bulan ramadhan ini justru menjadi momen peningkatan ibadah dengan tetap bekerja secara optimal,
 
 
Tentunya ini berdasarkan Surat edaran itu yang ditembuskan kepada para menteri, sekretaris kabinet, Kepala BIN, Kapolri, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kepala Lembaga Pemerintah non Kementerian, Pimpinan Kesekretariatan Lembaga Negara, Pimpinan Kesekretariatan Lembaga Non Struktural, Pimpinan Lembaga Penyiaran Publik, para gubernur, dan para walikota/bupati.
 
 
Seperti diketahui, ASN adalah profesi bagi pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (kontrak) yang bekerja pada instansi pemerintah.
 
 
Tentunya berdasrkan Undang-undang No 5 Tahun 2014 tentang kerja ASN, Pegawai PNS dengan perjanjian kerja yang diangkat oleh pejabat pembina kepegawaian dan diserahi tugas dalam suatu jabatan pemerintahan atau diserahi tugas dan digaji berdasarkan peraturan perundang-undangan.
 
 
Tak boleh telat,Tentunya dalam hal ini KemenPAN RB akan menindak tegas para ASN yang menyalahgunakan kebijakan jam kerja selama bulan Ramadhan, untuk itu Kami berharap kepada ASN Silaturahim harus dijaga selama bulan ramahdan agar hubungan baik tetap terjaga walaupun mungkin kita beda pilihan, beda pendapat. Semoga ibadah puasa kita diberi kelancaran oleh Allah swt,.......Amiin." Tutup Zulfikar. (Advertorial /Ar).

Selengkapnya Foto "Bupati Amril " Menjaga Produktivitas Kerja ASN Selama Bulan Ramadhan 1440.H ""