Saturday, 03 March 2018 | 21:28:04 WIB | 191 Pembaca

Kapolres Bengkalis meredakan masa, Gelar aksi demo di depan Yayasan Raja Tawar Mula Jadi di Duri

peristiwa

Foto:

Duri  (Portalriau.com) – salah satu kordinator mengatakan kepada portalriau.com hampir ribuan massa dari masyarakat Melayu menggelar aksi demo didepan Yayasan Raja Tawar Mula Jadi Jalan Rangau Km 7 yang hendak menghentikan peresmian Rumah adat Batak direncanakan pergelarannya pada hari ini.

 

Masa mulanya berkumpul di halaman Gedung LAMR Kecamatan Mandau yang menggunakan Pita berwarna kuning dilengan dan dikepala sebagai tanda, Masa melayu pada aksi menghentikan peresmian rumah adat Batak ini tidak hanya dari Mandau saja tetapi ada dari Dumai, Rohil, Rohul beserta Siak yang datang sejak pukul 06.00wib.

 

Ketua LAMR Kecamatan Mandau Datuk Dzulfikar mengatakan Kami pihak LAMR Kecamatan Mandau mempercayakan seratus persen kepada Bapak Kapolres beserta jajarannya, maka dari itu kami minta kepada masa melayu untuk mundur semuanya biar pihak kepolisian bisa bekerja sesuai harapan kami,” kata Ketua LAMR Kecamatan Mandau Datuk Dzulfikar Sabtu (3/3/18) .

 

“Tidak mungkin Bapak Kapolres tidak membuktikan omongan nya saya jamin itu, Mari saya minta kepada anak-anak ku, Saudara-saudara ku kita pulang kembali ke Lembaga Adat Melayu Riau Kecamatan Mandau sekarang juga, Sambil kita perhatikan perkembangannya kalau jajaran Kepolisian tidak bisa memegang amanah nya maka saya langsung yang akan berhadapan kepada Bapak Kapolres,” terangnya.

 

Sementara itu Kapolres Bengkalis AKBP. Abas Basuni,SIK mengatakan Tadi saya dari dalam dan memberikan waktu lima menit kepada panitia untuk menghentikan acara ini atau saya langsung yang menghentikan acara peresmian Rumah adat Batak yang dilaksanakan oleh Yayasan Raja Tawar Mula Jadi,” ujarnya.

 

“Saya juga minta umbul-umbul yang ada dilokasi ini dicabut oleh mereka kalau tidak mau kita punya petugas Satpol PP untuk mencabut umbul-umbul ini. Kalau dalam waktu lima menit tidak ada juga dari pihak Panitia menghentikan acara ini maka saya yang turun langsung untuk menghentikan acara peresmian Rumah adat Batak ini,” pungkasnya.***