Friday, 23 February 2018 | 07:04:56 WIB | 137 Pembaca

Pisah Sambut Lurah Pematang Pudu Diacara MKPT 2017 UEK Bina Masyarakat

pemerintahan

Foto:

 


Portal Riau (Duri) -Pisah sambut Lurah Pematang Pudu dari Darus, SH, M.Si kepada Rusidy MR, S.STP dilaksanakan bersamaan dengan acara musyawarah kelurahan pertanggungjawaban tahunan (MKPT) 2017 UEK Bina Masyarakat Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Kamis (22/02/18).

 

Acara itu selain dihadiri oleh keduanya, juga dihadiri Camat Mandau Basuki Rakhmat, AP.M.Si, Bhabinkamtibmas Brifka Eddy, Babinsa, Koordinator Kecamatan Mandau UEK, Pendamping Kelurahan UEK, tokoh masyarakat, pengelola UEK Bina Masyarakat Kelurahan Pematang Pudu, dan masyarakat pemanfaat.

 

Dalam kata sambutannya Lurah Rusidy MR, S.STP mengatakan, mengucapkan terimakasih kepada mantan Lurah Darus, SH, M Si yang sudah melakukan tugasnya dengan baik dan selamat bertugas ditempat yang baru, sebagai Kasi Kesejahteraan Kecamatan Mandau.

 

" Kepada RT/RW saya harapkan dapat bekerjasama dengan saya, saya minta SK pengangkatan yang lama dibawa kembali ke kantor kelurahan, agar diperbaharui SKnya, karena yang tandatangan harus saya sekarang. permasalahan tanah dimasyarakat, kalau masih ada yang lama belum selesai, jangan dinaikan lagi, selesaikan dulu sampai tuntas.Perlu saya ingatkan, RT/RW agar tiap bulan mengupdate warganya, apakah ada warga baru atau tidak, karena pernah kita kecolongan ada masuk teroris di wilayah Pematang Pudu," ungkap Rusidy.

 

Dalam kesempatan itu Lurah Rusidy mengingatkan bahwa program pemerintah dibidang usaha ekonomi kerakyatan ( UEK) ini, sangat bermanfaat bagi masyarakat selaku pemanfaat.

 

Ada 3 peran yang perlu diperhatikan pada UEK ini, pertama pemerintah, kedua pemanfaat, ketiga pengelola.Ketiganya harus bersinergi, karena pemerintah dalam programnya berusaha meningkatkan taraf hidup masyarakat lebih baik lagi, masyarakat selaku pemanfaat juga harus sadar untuk membayar pinjamannya ,karena selama ini masyarakat menganggap dana hibah dari pemerintah. "Jadi tolong bapak/ibu benar-benar ada kesadaran untuk melunasi dana yang dipinjam.
Kemudian kepada pengelola agar berhati-hati karena sekarang pengawasan sangat ketat, untuk menerima calon pemanfaat supaya lebih hati-hati lagi, jangan karena ada hubungan kedekatan, atau nepotisme," tegas Rusidy.

 

Sementara Camat Basuki Rakhmat, AP.M.Si mengatakan, bahwa dirinya dilantik sebagai Sekretaris Camat merangkap sebagai Plt.Camat Mandau sejak Mei 2017, dan sebagai Camat Mandau sejak 8 February 2018, dilantik oleh Bupati Bengkalis. Bahwa banyak permasalahan yang kompleks di kelurahan Pematang Pudu, dengan jumlah penduduk 25 ribu jiwa dan wilayah yang sangat luas."Kami harapkan bantuan dari bapak/ibu, RT/RW dan seluruh komponen masyarakat, agar roda pemerintahan Kelurahan Pematang Pudu berjalan dengan baik kedepannya," sebut Basuki.

 

" Terkait MPKT UEK Kelurahan Pematang Pudu, saya ucapkan terimakasih kepada pengelola, dimana dalam waktu singkat dapat meningkatkan hasil kinerjanya yang signifikan, tolong lebih ditingkatkan lagi kedepannya, tapi perlu saya ingatkan, agar lebih hati-hati untuk mengelola dana UEK, karena diluar banyak lembaga-lembaga yang mengawasi, termasuk peraturan-peraturan agar dipahami," pungkas Basuki.

 

Pantauan media ini, banyak hadiah door prize yang dibagikan pengelola UEK kepada para pemanfaat yang hadir.Seperti, Kulkas, Sepeda, TV, Mesin Potong Rumput, Mesin Cuci, Genset, Karpet Karakter, Permadani, Badcover, kukur kelapa, rak Napoli, kompor gas, kipas angin, oven listrik, maxim presto, mixer, happy call jumbo, blender, termos nasi, alat bakar ikan/daging, dispenser, emergency, magic com, Maxim panc 1 set, elegant diner 1 set, teko air panas, setrika, teflon deep wook, mangkok 1 set, fast Wood kaca, dan rantang.

 

Disamping itu juga, ada bantuan berupa uang kepada anak yatim sejumlah 18 orang, dan sembako sejumlah 73 KK. (Ser).