Sunday, 25 February 2018 | 16:36:38 WIB | 310 Pembaca

Senin Ketua DPD II Partai Golkar Bengkalis memanggil DPRD Bengkalis Samsu Dalimunthe diplenokan

Politik

Foto:Ketua DPD II Partai Golkar Bengkalis H. Indra Gunawan Eet,Ph.D

 

Duri ( Portalriau.com ) – Sesuai instruksi dari Ketua DPD II Partai Golkar Bengkalis H. Indra Gunawan Eet,Ph.D agar seluruh Kader Partai Golkar harus mendukung Paslon Arsyadjuliandi Rachman dan Suyatno dipertarungan Pilgubri 2018 siapa yang membelot akan ditindak tegas.

 

Ia juga meminta agar seluruh Pengurus dan Kader Golkar agar solid mendukung Paslon Ayo lanjutkan karena didukung penuh oleh Partai Golkar jangan ada membelot.

 

“Saya meminta kepada semua anggota dewan fraksi Golkar dan seluruh pengurus/kader dan anggota partai Golkar, agar solid berupaya memenangkan Paslon yang diusung oleh Partai yaitu Arsyadjuliandi Rachman bersama Suyatno pada pilgubri 2018 yang digelar pada bulan Juni mendatang,” kata Ketua Partai Golkar Bengkalis H. Indra Gunawan Eet,Ph.D.

 

H. Indra Gunawan menambahkan Kalau ada anggota Dewan Perwakilan Daerah Kabupaten dari fraksi Partai Golkar yang tidak mau memenangkan Pak Andi Rachman dalam pertarungan Pilgubri Tahun 2018 ini dengan terpaksa saya selaku pimpinan Partai berlambang pohon beringin mengambil tindakan tegas di PAW dan dipecat dari kader partai, karena itu sesuai juga instruksi dari Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga,” tambah H. Indra Gunawan yang akrab disapa Engah Eet.

 

“Saat ini ada satu orang Pengurus atau Kader yang juga Anggota DPRD Bengkalis dari fraksi Partai Golkar Bengkalis yang membelot yaitu saudara Samsu Dalimunthe pada hari Senin akan kita plenokan dan data sudah lengkap ini juga sesuai instruksi dari Ketua DPP Partai Golkar Pusat Airlangga Hartarto yaitu siapa Pengurus maupun Kader apalagi sebagai Anggota DPRD yang tidak mendukung dari Paslon yang didukung oleh Partai agar dipecat serta di PAW,” pungkas Ketua DPD II Partai Golkar Bengkalis H. Indra Gunawan Eet,Ph.D yang juga sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis.***(prc/dpr).