Saturday, 08 April 2017 | 16:22:16 WIB | 621 Pembaca

WARGA DEMO PT MURINI ' MINTA KEMBALIKAN LAHAN EKS BROVIT CPI UNTUK TUMPANG SARI'

peristiwa

Foto:

MANDAU, portal riau - Masyarakat Bumbung Sekitarnya melalui Kelompok Tani Makmur B ( Bumbung ), pertanyakan Lahan eks Brovit PGPA ( CPI ) yang sampai saat ini dikuasai Perkebunan PT Murini Wood Indah Industri.

Kepala Desa Bumbung melihat poto kopi KTP warga

Lebih 200 Ratusan lebih Warga meminta Pihak CPI  mengembalikan lahan tersebut pada Masyarakat yang sangat membutuhkan.

Keterangan Kordinator Kelompok Tani, Johansen Napitupulu menuturkan, ( Kamis, 6/04/2017 ) lahan seluas 361 Ha saat ini dikuasai Perkebunan tersebut, diduga ada kesepakatan CPI dan Murini yang tidak diketahui Pemerintah dan Masyarakat.

Atas dasar kebutuhan Masyarakat Luas yang saat ini kehilangan kesempatan bertani, akibat daerah ini seluruhnya dikuasai pihak Perkebunan, berharap areal tersebut diserahkan pada Masyarakat.
Niatan ini telah disampaikan pada PT MURINI dan CPI.
Permasalahan ini juga telah disampaikan pada Desa,Kecamatan, Kabupaten dan DPRD Kab.Bengkalis,
" namun belum ada kejelasan yang dapat didengar, sehingga masyarakat masuk ke areal milik CPI ( kebun Sawit ) tersebut," tegas Johansen

Tepat sekitar Pukul 14 siang Masyarakat memaauki Areal dan mendirikan Tenda berteduh.
Warga yang terbagi atas 3 Kelompok mulai membersihkan areal dan menanam tanaman Ubi, Pisang, Jagung dan Nenas.

Dipaparkan Johansen, lahan ini sah milik eks Brovit CPI yang selama ini dikuasai Swasta dalam hal ini PT MURINI. 
Sangat tidak relevan CPI memberikan hak usaha pada PT MURINI,
" Pemerintah dalam hal ini sudah dipermainkan Murini dan CPI selama ini, sementara Masyarakat kelaparan akibat lahan pertanian yang telah dikuasai perusahaan raksasa ini," tegas.

Dari pantauanportal riau, antara  CPI dan MURINI terdapat Tapal Batas yang dibuat BPN , namun Murini telah jauh menyeberang menguasai lahan CPI.

Saat dilapangan hampir terjadi bentrok yang mana Puluhan Security dari pihak Kebun bersitegang dengan Warga yang berusaha menanam tanaman .
Berkat mediasi dari Satuan Polsek Mandau yang dipinpin Kanit Intel Rinaldi dan Anggotanya, juga Kades Bumbung, Abdul Razak berhasil meredam keadaan.

" tuntutan ini akan tetap berlanjut sampai ada kejelasan dari Chevron ( PGPA ), kami hanya tumpang sari atas tanah negara, dan tolong agar pihak terkait mengusut Rolling Asset CPI ke PT MURINI," pinta Johansen, kesal atas pihak Managjemen yang tidak turun menanggapi tuntutan Warga. ( dpr )

Susana sempat mencekam di Lahan Sawit Murini di Duri 13 ( Mandau )