Thursday, 13 April 2017 | 13:29:19 WIB | 365 Pembaca

Babinsa Koramil 07/Reteh Melaksanakan Pemberantasan Hama Padi

pertanian

Foto:

PORTAL RIAU, Sei Batang, (13/04/2017)- di Beberapa daerah areal persawahan, khususnya tanaman padi di wilayah Kec. Sungai Batang saat ini banyak mendapat serangan hama berupa keong jenis siput Murbei, hama ini berbentuk seperti bekicot dan merupakan ancaman para petani.

Puluhan hectare tanaman padi di Desa Mugomulyo, Kec. Sungai Batang, sudah di serang hama ini, padi yang baru berumur 1 bulan rusak, petani pun harus mengganti dengan bibit padi baru. Jika tidak, mereka khawatir mengalami kerugian besar, karena bisa menyebabkan gagal panen.

Biasannya hama keong ini mulai menyerang tanaman padi berumur  1 minggu dan berlanjut hingga sekarang sebulan. Selain daun, keong ini juga menyerang batang hinggaa ke pangkalnya. Kondisi tersebut menyebabkan petani tersebut menyebabkan petani melakukan pemberantasan secara manual dengan cara di ambi satu per satu.

“musim tanam kali ini memang luar biasa keong terus beranak dan berkembangnya begitu cepat, serangan nya juga sama cepatnya, lihat itu sendiri keong menyerang daun hingga batang dan itu terjadi terus terusan,” jelas petani asal Desa Mugomulyo.

Jajaran Kodim 0314/Inhil khususnya para anggota Babinsa yang berada di daerah –daerah yang ada persawahan terjun langsung pemberantasan hama yang membuat was-was para petani tersebut. Berkembangnya populasi keong dengan cara bertelur yang berada di batang ini di biarkan dalam tempo 1 malan saja, telur langsung menetas dan muncul peranakan keong yang jumlah nya luar biasa.

Herianti menuturkan, dia belum berani memberantas hama keong emas dengan obat khusus atau pestisida. Pasalnya, usia tanaman baru sebulan. Apabila di paksa semprot , dikhawatirkan mempengaruhi pertumbuhan tanaman padi itu, dengan adanya serangan hama tersebut, Babinsa Serda M. Juvri dan instansi terkait  Camat Sungai Batang UPTD.

Perlindungan tanam, Dinas TPHP Kab Inhil yang Nampak di lapangan, bersama sama dengan masyarakat kelompok japa 1 dengan sigap mengutip keong yang menganggu poertumbuhan tanaman padi.

Pada penyerbuan kali ini langsung dikomandoi oleh Serda M. Juvri dan berhasil mengumpulkan keong hampir 10 karung, di sela-sela istirahat Babinsa juga menyampaikan kita harus lebih aktif lagi untuk memerangi keong buat hasil yang kita campai sewaktu panen nanti memuaskan, ujarnya.(DPR)