Thursday, 17 March 2016 | 07:59:56 WIB | 519 Pembaca

Pertama di Sumatra, Inhil Terapkan Bridging System

TEMBILAHAN - Menjadi yang pertama di Sumatra, Kabupaten Indragiri Hilir menerapkan Bridging System PCare dan Simpus untuk meningkatkan pelayanan kesehatan. Penerapan aplikasi berbasis IT tersebut dimuali dengan acara peluncuran yang dilouncing langsung oleh Bupati Inhil, HM Wardan, Senin (14/03/2016).

Kegiatan digelar di Gedung Engku Kelana Tembilahan ini dihadiri Kepala BPJS Kesehatan Divisi Regional (Divre) II Sumbagteng Benjamin Saut PS, Kepala Dinas Kesehatan Inhil, Zainal Arifin, pimpinan Bang Riau-Kepri Tembilahan, Sugianto, Pimpinan BPJS Kesehatan Inhil Yessi Rahimi, Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan Irainto dan pemangku kepentingan di bidang kesehatan lainnya.

Kadiskes Inhil Zainal Arifin menyampaikan, Bridging System PCare dan Simpus ini dilaksanakan dalam rangka menjawab tantangan era digital. Pada era teknologi modern ini semua kegiatan harus dilaksanakan secara cepat, tepat dan akurat.

"Dengan diterapkannya Bridging System ini diharapkan semua data, kegiatan bahkan semua infomasi pelayanan kesehatan di Puskesmas dapat dilaksanakan dengan benar sesuai

dengan prosedur dan dapat dipantau oleh Dinas Kesehatan Kabupaten dan Pihak BPJS," sebutnya.

Selain itu, dengan penerapan Bridging System ini akan dapat memperpendek antrian pasien yang mau berobat, sehingga sangat menguntungkan masyarakat/pasien.

Kepala BPJS Kesehatan Divisi Regional (Divre) II Sumbagteng Benjamin Saut PS menyebutkan, Bridging Syatem ini merupakan yang pertama untuk Pulau Sumatera.

"Mudah-mudahan menjadi pilot project dan memberikan dampak signifikan bagi pelayanan Puskesmas dan BPJS Kesehatan," ujarnya. Disebutkan, banyak yang hal yang dapat disinergikan antara Puskesmas dan BPJS Kesehatan dengan penerapan sistem ini.

Bupati Inhil HM Wardan menyampaikan aspirasi dan menyambut atas inovasi yang dilakukan Dinas Kesehatan Inhil dan BPJS Kesehatan Tembilahan, bagi peningkatan pelayanan di bidang kesehatan.

"Saya menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan Bridging System ini dalam upaya dan inovasi sehingga memiliki pendataan yang akurat dan bisa diakses dengan cepat," sebutnya.

Inovasi seperti ini dapat diikuti dinas dan instansi lainnya, dalam upaya peningkatan kinerja dan pelayanan yang lebih efektif, efisien dan cepat. (dpr/adv/ard)