Monday, 25 September 2017 | 19:39:08 WIB | 220 Pembaca

Diduga Karena Stres, Seorang Warga Tanjung Berulak Kampar Ditemukan Tewas Gantung Diri

Hukum dan Kriminal

Foto:

Portalriau.com - KAMPAR - Senin 25 September 2017 pukul 06.30 wib, telah ditemukan korban tewas diduga akibat bunuh diri dengan cara gantung diri di pohon kayu, dalam areal kebun durian milik warga yang berlokasi di Desa Tanjung Berulak Kec. Kampar Kab. Kampar.
 
Pelaku bunuh diri ini adalah Zulnedi alias Edi (Lk, 42) warga Desa Tanjung Berulak Kec. Kampar, ia pertama kali ditemukan tewas tergantung di sebuah pohon oleh Zaidir (Lk, 63 thn) warga desa setempat.
 
Ketika itu Zaidir sedang menderes pohon karet tidak jauh dari TKP dan tercium olehnya aroma bau busuk di sekitar lokasi tersebut, kemudian saksi mencari asal bau busuk tersebut dan melihat sesosok tubuh tergantung dengan tali yang menjerat lehernya dari sebuah pohon. Melihat hal tersebut, saksi ini memanggil warga dan oleh warga kemudian menghubungi pihak Kepolisian dari Polsek Kampar.
 
Sekitar pukul 08.00 wib, Kanit Reskrim Polsek Kampar Ipda Lambok Hendriko bersama Tim Identifikasi Polres Kampar yang dipimpin Kanit Identifikasi Ipda Syamsunar bersama Kepala Puskesmas Kampar dr. Ali Mora tiba di TKP, kemudian dilakukan identifikasi terhadap korban dan memotong tali yang menggantung lehernya.
 
Selanjutnya sekira pukul 08.30 wib, korban dibawa warga menggunakan ambulan Puskesmas kerumah kerabatnya yang juga saudara orang tuanya yaitu Afrida (Pr, 60 Thn) di Desa Naumbai Kec. Kampar. 
 
Terhadap korban juga telah dilakukan Visum oleh Pihak Puskesmas Kampar dengan petugas Dr. Ali Mora, namun pihak keluarga tidak mau dilakukan otopsi dan kemudian dibuatkan Berita Acara Penolakan ini.
 
Berdasarkan keterangan pihak keluarganya, korban rencananya akan dibawa ke Desa Ganting Kec. Salo untuk dikebumikan disana, karena korban merupakan warga pendatang yang berasal dari Desa Ganting Kec. Salo dan baru menetep di Desa Tanjung Berulak sejak seminggu lalu, dalam kesehariannya korban dikenal pendiam dan mengalami stres serta mempunyai masalah keluarga karena bercerai dengan istrinya.
 
Kapolsek Kampar AKP Ridwanto SH melalui Kanit Reskrim Ipda Lambok Hendriko saat dikonfirirmasi membenarkan kejadian ini, disampaikan Ipda Lambok bahwa korban telah diserahkan kepada pihak keluarganya untuk dikebumikan.
 
Ditambahkan Kanit Polsek Kampar ini bahwa anggota Kepolisian yang mendatangi TKP telah melakukan olah TKP, membantu evakuasi korban, mendata saksi-saksi, memintakan visum dan juga membantu untuk pemakaman korban, jelasnya. (DPR)