Monday, 04 June 2018 | 16:19:50 WIB | 101 Pembaca

Disbun Kampar Berang,Sikap PT.Tasma Puja Tidak Mengindahkan Hasik Rapat

peristiwa

Foto:



Kampar,portalriau.com - Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kampar, Bustan kesal dan berang dengan sikap PT Tasma Puja.


Undangan Bupati Kampar untuk memediasi penyelesaian konflik sudah disebar, perusahaan malah kirim surat penundaan.Penanggalan surat penundaan dari perusahaan memang lebih muda. Namun Bustan menegaskan, surat dari Tasma Puja diterima belakangan"Undangan dari kita duluan (dikirim), baru surat dari perusahaan (diterima)," ungkapnya,(13/3/18).


Bustan tampaknya kesal. Ia bahkan menilai perusahaan tidak mengindahkan hasil rapat yang dipimpin Bupati pada 8 Maret lalu.enurut dia, pada rapat sebelumnya, telah dicapai kesepakatan bahwa perusahaan bersedia membayar kompensasi kepada masyarakat.
"Itulah. Padahal sudah ada kesepakatan. Ini ada lagi alasan. Beginilah terus (sikap) perusahaan," kata Bustan kesal.


Menurut dia, penyelesaian konflik tinggal selangkah.
Surat penundaan dari perusahaan membuat upaya penyelesaian menjadi tidak jelas Ditanya sikap Pemkab Kampar, Bustan akan meminta petunjuk dari Bupati.


Ia pun belum bisa memastikan rapat mediasi yang terjadwal dalam undangan Bupati pada 14 Maret, akan terlaksana atau batal. "Nanti saya kabari," katanya. Seluas 56 hektare dari areal yang dikuasai perusahaan Kelapa Sawit itu diklaim warga Desa Kampar.


Warga yang mengklaim masih mengantongi Surat Keterangan Kepemilikan Tanah (SKPT) yang diterbitkan Pemkab Kampar.
SPKT dijadikan dasar mengklaim kepemilikan lahan yang membuktikan lahan mereka belum diganti rugi.(sumber tpc)

Whoops, looks like something went wrong.