Populer
Saturday, 28 July 2018 | 01:05:50 WIB | 109 Pembaca

RTK Tuntut Hak Dan Janji Manis Pemkab Kampar

peristiwa

Foto:

 

Kampar,portalriau.com - Untuk kesekian kalinya, para petugas Rumah Tunggu Kesehatan (RTK) melakukan aksi turun ke jalan menuntut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar untuk memberikan hak nya, karena sudah 5 bulan terakhir tenaga RTK Kabupaten Kampar itu tidak digaji serta status kerja nya masih belum ada kejelasan, padahal anggaran gaji/upah RTK yang berasal dari APBN di perkirakan sekitar Rp. 6,7 Milyar per tahun.

 

“Sudah beberapa kali tenaga RTK melakukan aksi turun ke jalan untuk menuntuk hasil keringat mereka kepada Pemerintah Kabupaten Kampar, tetapi hanya mendapatkan janji-janji dari pemangku daerah,” Kata Sekretaris Umum Gerakan Pemuda Patriotik Indonesia (GPPI) Kampar, Ryan Septrianto, saat melakukan aksi, Jumat (13/7/2018).

 

Ryan -begitu disapa- menuturkan, pemerintah Kabupaten Kampar dan DPRD telah mengkhiati dan mendzolimi rakyatnya sendiri dalam hal tenaga kesehatan Rumah Tunggu Kelahiran (RTK).

 

“RTK itu bukan budak yang bisa dicampakkan begitu saja tanpa mekanisme yang jelas,” ucap Ryan kepada Wartawan.

 

Sekretaris Umum GPPI ini menuding bahwa Pemkab Kampar, sedikitpun tidak tak menghargai tenaga RTK yang telah beberapa tahun mengabdi melayani Rakyat Kampar mulai dari hamil sampai melahirkan.

 

“Tugas mulia RTK jangankan di apreasi, hak merekapun entah dimakan siapa. Kita tidak merasakan keberadaan negara dalam melindungi rakyatnya baik itu dari eksekutif maupun legislatif,” geram dia.

 

Kami, lanjutnya, menganggap Pemerintah dan DPRD Kampar telah melakukan kejahatan kemanusiaan yg luar biasa (extra ordinary crime).

 

“Kami sangat mengutuk keras praktek kejahatan perbudakan seperti ini. Jangankan menjamin kesehatan Rakyat Kampar, Para Tenaga Kesehatan saja mereka dzolimi,” sebut Ryan.

 

Untuk itu, lanjutnya lagi, Kami GPPI Kampar menuntut pemerintah agar, membayarkan hak-hak tenaga Kesehatan RTK. Dua, Buktikan janji Pemkab Kampar untuk regulasi Tenaga RTK Kampar, dan Tiga, Buktikan Janji Kampanye Bupati untuk mengurangi angka pengangguran.

 

“Bukan menambah angka pengangguran, jika tenaga RTK di rumahkan dan Empat DPRD Kampar diam saja,” tandasnya.

 

Informasi yang dihimpun, RTK merupakan salah satu program Pemerintah Kabupaten Kampar, para tenaga RTK memiliki tugas membantu persalinan Ibu hamil, dimana dalam tahun ini tingkat kematian Ibu hamil meningkat, yang disebabkan lokasi rumah yang jauh dari rumah bersalin, oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Kampar menyediakan RTK di setiap Puskesmas yang tersebar di Kampar.

 

Namun, nasib para RTK saat ini sungguh mengenaskan, mereka tidak memperolah HAK atas kerja keras nya, sudah 5 bulan terakhir RTK di Kabupaten Kampar tidak di gaji dan status kerja nya tanpa ada kejelasan.(Dpr/Edi)

Whoops, looks like something went wrong.