Thursday, 08 March 2018 | 19:31:08 WIB | 97 Pembaca

Antisipasi Penyalahgunaan Senjata Api (senpi) Oleh Personel, Ini Yang Dilakukan Polres Pelalawan

pemerintahan

Foto:

 


Pelalawan.portalriau.com---Ratusan personel polisi di jajaran Kepolisian Resor Pelalawan mengikuti ujian psikotes untuk persyaratan pinjam pakai senjata api yang akan digunakan dalam bertugas.” Kamis pagi ( 8/3/2018)


Ujian psikotes yang berlangsung kurang-lebih tiga jam ini dimulai pukul 10.00 WIB di Ruang Audiotorium Lantai III Kantor Bupati Pelalawan dengan diikuti 163 personil dan diuji oleh Tim psikologi Polda Riau yang dipimpin Kabag Psikologi Ro SDM Polda Riau AKBP Diah Ikariantanti.


Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan yang diwakili oleh Wakapolres Kompol Jose Dc Fernandes saat membuka kegiatan tersebut menjelaskan bahwa Test psikologi ini untuk mengukur perilaku serta mental Personil Polri khususnya yang memegang senjata Api dinas.


“Syarat pertama pemegang senpi, harus lulus psikotes baik itu Perwira maupun Bintara. Pegang senpi ini tidak main-main. Anggota yang memegang senpi tersebut harus sehat secara jasmani maupun rohani dan tidak dalam keadaan depresi” kata Waka Polres.


Lanjut Waka Polres, meskipun hasil tes psikologi secara tertulis baik dan dinyatakan lulus, namun jika emosi tinggi maka juga tidak direkomendasikan untuk memegang senpi.


“Tes psikologi ini sangat perlu untuk mengetahui kondisi pesikis anggota yang nantinya akan membawa senpi,” ujarnya


Pada kesempatan yang sama Kabag Sumda Polres Pelalawan Kompol Dodi Zulkarnain Hasibuan selaku ketua panitia kegiatan tersebut mengatakan bahwa selain melaksanakan Ujian Psikologi bagi calon pemegang senjata api, juga dilaksanakan kegiatan Mapping dan Konseling Psikologi.


Khusus bagi para perwira, selain tes untuk mendapatkan surat izin pinjam pakai senjata api, juga ada tes “mapping” atau pemetaan dan tes mapping ini juga di ikuti oleh PNS polri Gol III.


“Tes mapping ditunjukan bagi perwira guna melihat kelayakannya untuk menjabat sebagai Kapolsek, Kasat dan Kabag ,” jelasnya


" Sedangkan Konseling psikologi ini diberikan bagi anggota Polri yang bermasalah dalam melaksanankan tugas " tutup Kabag Sumda.(rls/md)