Monday, 19 March 2018 | 21:02:36 WIB | 154 Pembaca

Bunuh ikan di Sungai, Limbah PT. RAPP

lingkungan

Foto:

 


Pelalawan.portalriau.com---Pangkalan Kerinci, Masyarakat Desa sering mengamuk diduga akibat bocornya limbah PT.RAPP di Aliran Anak Sungai Kampar.


Akibat dari banyaknya ikan yang mati mengakibatkan suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya.


Dengan banyaknya ikan yang mati membuat ekosistem ikan dilingkungan area anak sungai kampar, lamanya proses perkembangan pembiakan pertumbuhan ikan di aliran anak sungai.


Masyarakat desa sering demontrasi kepada pihak perusahaan untuk segera mengatasi kelangsungan ekosistem dan masyarakat menuntut yang sehari-harinya mencari ikan di sungai untuk kelangsungan hidup.


Ketergantungan masyarakat Desa sering yang sehari-harinya hanya bergantung kepada hasil tangkapan ikan disungai kini berubah menjadi tangkapan ikan yang sudah mati dan terapung membusuk diatas permukaan air sungai tersebut.


Pihak perusahaan PT.RAPP melalu bagian Humas ketika dikonfirmasi menjelaskan, terhentinya aktifitas di pabrik tentu saja juga menghentikan proses di instalasi pengolahan air limbah (IPAL), sehingga air yang biasanya mengalir ke kanal outlet juga terhenti, hal ini berakibat pada penurunan debit air di kanal outlet tersebut.


Penurunan debit atau volume air tersebut, mengakibatkan berkurangnya kandungan oksigen pada kanal outlet yang berpengaruh terhadap biota ikan di kanal tersebut, Perusahaan juga melakukan koordinasi intensif dengan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Pelalawan, terkait hal ini," jelas Humas.(Rp$)