Wednesday, 21 March 2018 | 09:51:49 WIB | 124 Pembaca

DPRD Kabupaten Pelalawan melakukan Sidak ke Perusahaan PT RAPP  

lingkungan

Foto:Pembuangan Pengolahan Limbah didalam lokasi Pabrik PT RAPP

 

 

Pelalawan.portalriau.com---Employer Mental PT RAPP Kasman dikonfirmasi Tim Portal Riau.com pada saat sidak anggota DPRD Kabupaten Pelalawan ke lokasi saluran pembuangan Pengolahan Limbah didalam lokasi Pabrik PT RAPP menyanpaikan terkait padamnya aliran listrik membuat air yang masuk ke pabrik terhenti dan volume air yang keluar menurun drastis dari 4500 m3 perhari menjadi turun karena tidak ada air yang masuk.


Air yang tersisa keluar tetap kita memonitor keadaan biota dan monitor kwalitas air, Karena air turun secara drastis dibeberapa tempat terutama dikolam biota ini berbeda dengan level kanal dan air langsung habis dan ikan banyak lalu terperangkap di aliran kanal tersebut. Ikan-ikan ini yang terperangkap dan langsung lemas dikarenakan debet air yang turun drastis dan terperangkap atau terkurung. Ungkap Kasman.


Dilanjutkan Employer Mental PT RAPP Kasman dinyatakan " Turbin PT RAPP tidak meledak, jadi kita mempunyai namanya MCC Room (Motor Cir Cirkuit) dan hubungan arus pendek atau konsleting, mengakibatkan mata berantai jadi semua mesin membuat Off dan penyebabnya adalah Shot Cicuit.

Dilain tempat Humas PT RAPP Wan Jack di Konfirmasi menyampaikan bahwa terkait dengan ikan banyak yang mati di areal wilayah PT RAPP dan masyarakat menangkap ikan di wilayah kita, lalu dengan kurun waktu 12 jam biota ikan tersebut adalah kekurangan oksigen dan dikarenakan tidak ada air yang masuk lagi.
Bahwa kontur itu alam ini makin kesungai semakin rendah. Kanal itu adalah milik Kita PT RAPP, Ikan yang mati itu ada dikanal PT RAPP tetapi di sungai tidak ada, Kalau lah ini limbah dan air dari kanal kita pasti sungai terkena limbah dan ikan di sungai ada yang mati. Tidak ada produksi PT RAPP dinyatakan tidak ada limbah. terang Wan Jack.


Malam kita menghubungi BLH dan pagi kita surati BLH Kabupaten Pelalawan dan langsung turun kelokasi dimana ikan di aliran kanal outlet kita banyak terdapat ikan yang mati. Dan kejadiannya Kamis sore menjelang malam. Kita banyak mendapat pelajaran dalam hal ini dan ada aturan-aturan hukum yang harus kita patuhi. Jelanya Wan Jack.


Selanjutnya bisa saja kita ambil air sungai lalu kita siram ke kanal outlet kita dan secara aturun hukum apa diperbolehkan atau tidak, nanti katanya mengkontaminasi, mencurigai dan tidak sesimpel yang kita bayangkan. jelas Wan Jack.
Dan diakhiri Humas PT RAPP Wan Jack " sistem yang kita jalankan betul-betul kita jalankan, sebagaimana yang kita saksikan bersama-sama dan untuk hasil dari kejadian tersebut bisa kita sampaikan setelah dari hasil cek Uji kelaboratorium dan Dinas Lingkungan Hidup Kab Pelalawan dan Dinas Perikanan telah mengambil sample untuk di uji kelaboratorium"


Pada lain tempat Tim Portalriau.com saat mengkonfirmasi Anggota DPRD Kab Pelalawan Baharuddin menyampaikan bahwa kita mengajak masyarakat untuk melihat secara objektif dan fungsi kita mengawasi ini. Dinas terkait meliputi Dinas Lingkungkan Hidup dan Dinas Perikanan Kabupaten Pelalawan sudah mengambil sample Ikan dan Air aliran kanal outlet atau kanal pembuangan terakhir.tutup (dl)