Tuesday, 27 October 2020 | 14:47:34 WIB | 106 Pembaca

Dukcapil Menyapa Masyakat Tentang Informasi Terkini

home

Foto:Video Conference " Disdukcapil Menyapa Masyarakat"

Portalriau.com-Pelalawan. Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Pelalawani  Menyapa Masyarakat "DMM" dengan tema "Berbagi Informasi Terkini Tentang Administrasi Kependudukan" yang dilaksanakan secara Video Conference. Selasa,27/10/2020

 

Dalam acara Dukcapil Menyapa Masyarakat secara Virtual di hadiri Dra. Riama Duma Sirait, M.Si Kasi Pendataan Penduduk Dit. DAFDUK Korwil Sumatera , Disdukcapil Provinsi Riau, Disdukcapil Bengkalis, Kadisdukcapil Pelalawan H. Nifto Anin S.Sos,. M.Si, Kadis Bunnak Pelalawan, Camat Se Kabupaten Pelalawan, Lurah dan Desa Se-Kabupaten Pelalawan, Puskesmas dan Bidan Desa Se Kabupaten Pelalawan, Tokoh Masyarakat 

 

Moderator pembawa acara Sekretaris Disdukcapil Pelalawan Joni Naidi S.Sos menyampaikan bahwa dalam rangka memberikan pelayanan yang membahagiakan masyarakat dalam pengurusan dokumen kependudukan agar lebih cepat,lebih mudah dan lebih aman serta efektif dan efisien. Maka sekarang sudah bisa mencetak Kartu Keluarga dan Akta Pencatatan Sipil dari rumah.

 

Selanjutnya Paparan Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Pelalawan H Nifto Anin.S.Sos,.M.Si "kondisi saat sekarang ini, masyarakat tidak perlu report-report mendatangi Kantor Disdukcapil hanya untuk mengurus Kartu Keluarga (KK) dan Akta Pencatatan Sipil".

 

Biasanya Kartu Keluarga dan Akta Pencatatan Sipil di cetak dalam jenis kertas Security Printing Berhologram dan sekarang bisa mencetak langsung menggunakan kertas HVS 80 Gram, itu berdasarkan dengan PERMENDAGRI No 109 Tahun 2019 tentang " Formulir Dan Buku Yang Di Gunakan Dalam Administrasi Kependudukan". Dan terhitung mulai 1 Juli 2020 dokumen kependudukan bisa di cetak menggunakan kertas HVS 80 Gram warna putih (Kecuali KTP-El dan KIA).Terangnya

 

Meskipun menggunakan kertas HVS 80 Gram, Kartu Keluarga dan Akta Pencatatan Sipil akan tetap memiliki kekuatan hukum. Sebab terdapat kode penindak berbentuk Quick Respon (QR) di pojok kanan bahwa dari kertas yang di cetak mandiri dari rumah. Kode QR ini adalah tanda tangan elektronik sebagai penanda keaslian  data, penggantian tanda tangan, serta cap basah.

 

Dengan demikian, tidak perlu lagi legalisir untuk dokumen yang sudah di Tanda Tangani secara Elektronik/TTE dan itu berdasarkan PERMENDAGRI No. 104 Tahun 2019 pasal 19 ayat 6 yang berbunyi" Dalam hal kependudukan dengan format digital dan sudah di tandatangani secara elektronik dan KTP-E tidak di perlukan pelayanan legalisir". ungkapnya Nifto

 

Dalam pelaksanaan secara Virtual dimulai dari pukul 08.30 sampai 10.30 WIB. (Erizal)