Friday, 09 February 2018 | 15:24:40 WIB | 154 Pembaca

Kadisdik Kab. PELALAWAN Drs. SYAFRUDDIN.MSI Menghadiri Acara Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudaya

pemerintahan

Foto:

 


PELALAWAN.portalriau.com---Sepulangnya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pelalawan Drs. Syafruddin. MSi menghadiri acara Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan di Gedung Garuda Pusat Pendidikan Pelatihan Kementerian Pendididkan dan Kebudayan Sawangan Depok.Dari tanggal 05-08 Februari 2018.


Turut hadir dalam acara Pembukaan Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2018 pada pukul 15.00 WIB oleh Presiden RI Bapak Ir. H. Joko Widodo. Dalam acara ini Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Ibu Puan Maharani memberikan laporan singkat terkait Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2018.


Secara simbolik acara dibuka dengan sambutan sekaligus pemukulan gong oleh Presiden RI dengan didampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Bapak Prof. Dr. Muhadjir Effendy, MAP, dan Menteri Sekretaris Negara yaitu Bapak Pratikno dan seluruh Perwakilan Provinsi, Kabupaten dan Kota se Indonesia.


Dalam sambutannya Presiden RI mengatakan bahwa terkadang banyak sumber daya alam yang berlimpah tapi justru memanjakan, membuat bangsa tersebut malas, melemahkan daya juang, membuat lengah dan tidak mendorong agar berinovasi dan tidak berkreasi, Untuk itu maka pada intinya yang memajukan suatu negara adalah sumber daya manusia dan Presiden menegaskan pentingnya pembinaan SDM.

 

Menjadi tanggung jawab yang besar dari kita semua, stabilitas sosial dan politik, manajemen pemerintahan dan kepemimpinan, serta penguasaan IPTEK dan Inovasi dan kreasinya yang memenangkan persaingan antarnegara. Presiden RI juga menyampaikan bahwa posisi penting pendidikan adalah membangun watak Pancasila. untuk mengutamakan kepentingan umum dan solidaritas, mengajarkan kejujuran, mengajarkan kebersamaan, dan mengajarkan kesantunan, nilai-nilai serta budi pekerti.( Kutip : Setjen Kemdikbud.go.id)


Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayan Kabupaten Pelalawan Drs.Syafruddin MSi menyampaikan setelah diwawancarai awak media pada inti dari pertemuan Rembuk Nasional Pendidikan Dan Kebudayaan 2018 ini adalah merembukan pembahasan Permasalahan yang ada didaerah.


Dari arahan Presiden RI Bapak Ir. H Joko Widodi memang Indonesia kekurangan guru, Pemerintah Pusat berkordinasi dengan MenPan untuk mengangkat tenaga-tenaga honor di daerah-daerah akan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).Kata Syafruddin.
Semenjak Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Ibu Puan Maharani untuk Pendidikan sangat timbul dan luar biasa. kata Syafruddin.


Selanjutnya sesuai dengan arahan dari pemerintah Pusat Presiden Ri adalah Inovasi dari pada guru terhadap memberikan ilmu pelajaran kepada siswa-siswi didikan untuk dapat berinovasi bagi siswa-siswi didikannya harus di imbangi dengan skil. Di Kabupaten Pelalawan banyaknya didirikan SMK-SMK kejuruan, jadi inovasinya timbul dan skil nya ada. Itu yang harus di imbangi dan itu lah disebut anak itu cerdas dan mempunyai skil. ungkap Syafruddin.

bicara mengenai pendidikan, kab.Pelalawan memiliki satu keunggulan dibandingkan pemerintah pusat, ungkap syafruddin," pemerintah pusat kedepannya baru akan membuat seperti pelalawan cerdas sementara kab. Pelalawan sudah berjalan 7 (tujuh) tahun program Pelalawan cerdas," jelasnya mengakhiri.(md)