Saturday, 03 February 2018 | 16:47:54 WIB | 186 Pembaca

Kurang Pedulinya Dispora Kab.Pelalawan Tentang Seni Adat dan Kebudayaan

Sosial Dan Budaya

Foto:

 


PELALAWAN.Portalriau.com---Dengan kedatangan Mahasiswa dari University Malaya"Malaisya" di bumi melayu lancang kuning khususnya di Kabupaten Pelalawan.
Sebuah Apresiasi bagi Kabupaten Pelalawan dan disambut baik wakil Bupati Pelalawan Drs.Zardewan dengan kedatangan Mahasiswa University Malaya.
Acara Pembukaan sambut tamu dari Mahasiswa University Malaya ini diadakan di Gedung Daerah Datuk Laksemana Mangkudiraja pangkalan Kerinci, 02/02/2018


Mahasiswa dari University Malaya berkunjung di bumi melayu dengan agenda Malam Gelar Seni Melayu Serumpun, Bengkel Seni Kaloborasi bersama dendang Anak, HSP dan sanggar Panglima berikutnya berkunjung ketempat-tempat bersejarah dan Wisata.


Awak media mengkonfirmasi kepada Ketua Himpunan Seniman Pelalawan Adrianto SE menyampaikan dengan kedatangan Mahasiswa dari University Malaya Malaisya ini kita dapat berbagi tukar pikiran dan share tentang seni, adat, kebudayan dan daerah wisata yang ada di Kabupaten Pelalawan.


Kita sangat berharap dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan khususnya Dinas Pariwisata Seni dan Budaya Kabupaten Pelalawan untuk dapat mengembangkan potensi-potensi kesenian kebudayan melayu dan di bumi melayu Pelalawan ini masih banyak yang belum di expos seperti Kesenian melayu pedalaman, kerajinan melayu, nyanyian panjang, tempat bersejarah dan tempat objek wisata.


Ungkap Adrianto
Karena adat sangatlah penting bagi generasi muda, apalagi kita orang melayu sangatlah banyak adat istiadat yang belum paham oleh generasi-generasi saat sekarang. Namun kindisi saat sekarang masih banyak generasi saat sekarang ini kurang paham tentang adat kebudayaan melayu. kata Adrianto,


Bagi Pemerintah Daerah Khusunya Dinas Pariwisata dan Seni Budaya Kabupaten Pelalawan. Jangan diremehkan kegiatan-kegiatan seni, budaya dan adat, apalagi kita kaya dengan adat seni dan budaya, kita dari seniman pelalawan butuh dukungan dan difasilitasi itu sudah cukup. tegas Adrianto.
Pada saat sekarang ini untuk tempat bertanya atau mengadu tentang adat, seni dan budaya masyarakat pada bingung dan itu pernah kita temukan ditengah-tengah masyarakat Pelalawan khususnya pangkalan kerinci.


Yang dibutuhkan masyarakat adalah dimana masyarakat bisa kordinasi dan mengadu untuk bertanya.
Untuk seni, budaya dan adat tidak terlepas juga dari pihak-pihak swasta, karena pihak swasta juga harus ikut serta atau ambil andil dan peduli terhadap seni,budaya dan adat dimana dia melakukan kegiatan atau kerja.kata. Adrianto. tutupnya mengakhiri .(md)