Saturday, 17 March 2018 | 09:52:39 WIB | 222 Pembaca

Masyarakat Desa Sering Demo Ikan Mati,PT.Riau Andalan Pulp & Paper Ingkar Janji

lingkungan

Foto:

 

Pelalawan,portalriau.com./03/2018. Dampak yang terjadi dari akibat banyaknya ikan mati disepanjang anak sungai atau kanal outlet PT.RAPP kepada masyarakat Desa Sering yang berkehidupan sehari-hari mencari ikan di aliran air kanal tersebut.


Masyarakat Desa Sering melakukan unjuk rasa pada hari jumat tanggal 16/03/2018 sekitar 10.00 wib bertempat di Tower 5 Water intake PT.RAPP sebanyak 80 orang terkait meminta penjelasan matinya ikan yang berada disepanjang aliran kanal/parit pembuang PT.RAPP.


Diselang waktu yang berbeda Humas PT.RAPP Budi menyampaikan melalui pesan singkat Whatsupp menjelaskan bahwa Kanal itu saluran buang air hasil pengolahan dan sudah melewati proses sehingga sudah aman dan layak masuk ke DAS. 


Aksi tersebut merupakan dampak dari rasa kekecewaan masyarakat dimana pada hari Kamis tgl 15 Maret 2018 pukul 21.00 wib Management PT. RAPP menjanjikan untuk mengadakan pertemuan di Kantor Desa Sering membahas terkait matinya ikan di sepanjang aliran kanal. Namun sampai dengan Jumat (16/03) pihak PT. RAPP tidak datang sehingga terjadinya aksi yang dilakukan oleh masyarakat Desa Sering.


Dari hasil informasi awak media Portalriau.com kepada camat Pelalawan Djoko Purnomo melalui telpon seluler bahwa tadi terungkap masalah janji PT.RAPP kepada masyarakat 5 tuntutan yang belum terpenuhi semua, yang baru terpenuhi 2 dan 3 belum juga terpenuhi.


Pada hari Sabtu tanggal 17/03/2018 perwakilan PT.RAPP GM CD dan CF Marzum akan turun langsung pukul 10.00 Wib  kelapangan mengecek dimana lokasi terdapat banyaknya ikan yang mati. Dan Pada hari senin tanggal 19/03/2018 akan diadakan rapat kembali di lapangan bola Desa Sering membahas permasalahan kelanjutan ikan banyak yang mati dan tuntutan masyarakat belum terpenuhi semua. Kata Camat Pelalawan Djoko Purnomo.


Selanjutnya bahwa intinya kita sudah membangun dialog pada saat sekarang ini kepercayaan pihak PT.RAPP terhadap masyarakat biar menjadikan suasana yang kondusif. ujar Djoko Purnomo.


Akhirnya sore Jumat 16/03 sekitar jam 16 :00 wib disepakati lagi manajemen PT RAPP akan datang menemui masyarakat Sabtu (17/03). Baru warga unjuk rasa pulang. Warga menerima tawaran janji manajemen PT RAPP membahas di Desa .tutup ( Rizal)