Populer
Thursday, 17 January 2019 | 14:17:06 WIB | 308 Pembaca

Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan : Bibit Sawit Yang Bagus Dapat Meningkatkan Perekonomian

pemerintahan

Foto:

Portalriau.com= Pelalawan. Kedatangan Menteri Koordinasi Maritim Luhut Binsar Panjaitan di Kabupaten Pelalawan merupakan salah satu Inovasi Program jangka Panjang dari sektor perindustrian Kelapa Sawit.

 

Kabupaten Pelalawan merupakan salah satu sektor potensi membangkitkan kemandirian industri kelapa sawit yang hasilnya berupa CPO dan nantinya bisa menjadi salah satu pengganti bahan bakar.

 

Bupati Pelalawan HM Harris saat dikonfirmasi awak media di lokasi Sekolah Tinggi Teknologi Kelapa Sawit Indonesia ( STTKSI ) dengan kedatangan Menteri Koordinasi Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan ke Kabupaten pelalawan.

 

Kita terkendala dalam infrastruktur, dengan kedatangan Menko Kemaritiman di kabupaten Pelalawan, mengharapkan khusus Teknopolitan karena situasi saat sekarang ini isu masalah rendahnya harga sawit.

 

Ditambahkan Harris,kita  bertemu dengan Bapak Presiden bahwa saya sampaikan tolong didaerah memberikan masukkan kepada kita inovasi, bagaiamana kira-kira sawit itu turunannya.

 

Dan kita barusan rapat dengan Menristek Dikti, BPPT dan Asosiasi Sawit Indonesia dan dari Kementerian Perindustrian dan Kabupaten Pelalawan bahwa kesepakatan itu menjadikan Kabupaten Pelalawan salah satu Sekolah TInggi Teknologi Kelapa Sawit Indonesia. Harapan Harris

 

Dalam kata sambutan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan Menyampaikan bahwa kabupaten ini kalau kita lihat hampir sama dengan kabupaten siak dan kabupaten yang kaya ada Gas, Minyak Bumi, ada Kelapa sawit.

 

Kelapa sawit ini merupakan industri yang sangat strategis buat Indonesia, kenapa….?

 

Dengan dapatnya para petani kelapa sawit mendapat bibit atau kecambah yang bagus, jadi produksi kita meningkat menjadi diangka 80,90 bahkan 100 juta ton pertahun dengan produksi kita itu dengan perkiraan 14 juta hektar kebun kelapa sawit.

 

Dan ini salah satu hal yang penting, karena saat sekarang ini harga sawit disampaikan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo sudah putuskan mengambil revinya dan dengan mengambil revi juga bisa harganya menjadi naik menjadi 33 triliun dana yang  tersedia nantinya akan diberi subsidi ke para petani sawit kecil.

 

Karena Presiden Republik Indonesia Joko Widodo sangat perhatian terhadap para petani dan rakyat kecil, itu bukti dan bukan sekedar omong-omong  biasa. Dan Akibanya apa 17,5  juta petani kecil dapat meningkatkan dan menikmati naikkan yield produksi sawitnya perhektar, ini sangatlah penting buat masa depan kita dan tadi sudah disinggung turunan kita baru seratus dari kelapa sawit dan Negara tetangga Malaisya sudah 400 turunan kelapa sawit. Dan jadi banyak turunan yang dapat bisa kita buat, sehingga nilai tambahnya akan banyak buat rakyat.tutup (Rizal)