Populer
Wednesday, 16 January 2019 | 08:10:09 WIB | 134 Pembaca

Program Pembangunan Nasional Dapat Meningkatkan Bersaing Global Infrastruktur Di Kab. Pelalawan

pemerintahan

Foto: Bupati Pelalawan HM Harris

Portalriau.com - PELALAWAN -  Berbagai terobosan dan Inovatif Pemerintahaan Kabupaten Pelalawan selalu memikirkan kedepannya bagai mana nasib untuk generasi kedepannya. Dan dengan kedatangan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan pada hari Rabu, 16 Januari 2019 Dalam kedatangan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di Kabupaten Pelalawan nantinya akan di agendakan penyerahaan 2000 sertifikat gratis dari Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Pelalawan dengan Program PTSL


Bupati Pelalawan HM Harris  saat di konfirmasi awak media di lokasi STTKSI (Sekolah Tinggi Teknologi Kelapa Sawit Indonesia)  dalam mempersiapan kedatangan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan bahwa dengan kedatangan Menko Kemaritiman pertama kali di Kabupaten Pelalawan dan dia sekalian melihat secara langsung keseriusan kita membangun dan mendukung program Nasional  bersaing global. Diluar dari program Kabupaten Pelalawan ,program Nasional itu bagai mana mendatangkan wisata 20 juta orang pertahun,kita merupakan bagian dari 20 juta dan target kita mohon untuk pembangunan jalan ke sokoi -Kukup dan singapura.


Dengan dibukanya pembangunan jalan tersebut, maka terbuka kesempatan para wisatawan datang ke Kabupaten Pelalawan. Karena wisatawan kita juga sudah ke mancanegara juga dan Kabupaten Pelalawan melalui wisata Berselancar Bono yang sudah mendunia. Yang kedua Program Pembangunan Nasional, bagaimana mendirikan 100 teknopark seluruh indonesia. Kondisi saat sekarang dari 100 tinggal 60, 60 tinggal 5, lima tersebut adalah termasuk Teknopark yang ada di Kabupaten Pelalawan.Kita harus mendukung ini semua untuk generasi kita kedepannya. Jelasnya.

 

Ket Foto : Bupati HM Harris Bersama Protokoler Kementrian dan Forkopimda Kab Pelalawan Meninjau Lokasi Acara Di STTSI Pelalawan


Yang ketiga Program Pembangunan Nasional, Hasil rapat dengan Menristek Dikti bahwa karena kita ketergantungan perekonomian dengan harga kelapa sawit dipasar dunia, maka kita harus kemandirian. Ungkap Bupati Dua Periode. Karena dengan kemandirian ini salah satunya adalah dengan pengolahan kelapa sawit dan sawit merupakan potensi ekonomi masyarakat kita 70 % di Riau dan 75% khusunya di Kabupaten Pelalawan. Maka kita harus mandiri menjadi industri turunan. Ungkapnya


Sekolah Tinggi Teknologi Sawit Indonesia (STTSI) dan kenapa harus di sini, karena potensi di Kabupaten Pelalawan itu ada. Yang kedua tidak ada permasalahan yang dihadapi. Yang ketiga adalah potensi masyarakat ketergantungan di sekolah ini. Mudah-mudahan sekolah tinggi teknologi sawit indonesia ini, tentunya generasi kita kedepannya dan industri hilir khusunya juga bisa berkembang. Begitu juga besok kita ada MoU dengan Pertamina, bagaimana minyak CPO itu bisa menjadi bahan bakar.Diakhiri Bupati Pelalawan HM Harris. (DPR/ Rizal)