Friday, 08 September 2017 | 16:34:47 WIB | 226 Pembaca

Puluhan Warga Pelalawan diserang DBD,Satu Tewas

Kesehatan

Foto:

Portalriau.com - PANGKALANKERINCI - Berdasarkan  data jumlah penyakit demam berdarah dengue (DBD).di Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Pelalawan dari Januari-Juli 2017 terdapat sebanyak 62 warga diserang kasus demam berdarah dengue (DBD).Dari jumlah kasus tersebut terdapat seorang warga di kabupaten Pelalawan tewas diserang penyakit DBD.

Informasi itu dibeberkan Kepala Diskes Pelalawan, dr Endid Pratiknyo melalui Kabid P2PL, Khairul kepada media saat ditemui diruangkerjanya Jum’at siang (08/09/2017) di Pangkalan Kerinci. Menurut Khairul, meski dari jumlah 62 kasus DBD yang menyerang para warga dikabupaten Pelalawan sebagian besar berhasil diatasi melalui perawatan pengobatan secara intensif di rumah sakit dan Puskesmas di Pelalawan namun ada seorang fasien terserang DBD tersebut pada bulan Januari 2017  lalu meninggal dunia.

”Usaha kita bersama para petugas kesehatan Pelalawab dalam mengatasi kasus DBD yang menyerang warga tahun ini sudah dilakukan secara maksimal dengan memberikan pelayanan dan pengobatan secara maksima namun ada seorang warga terkena kasus DBD tak berhasil diterselamatan karena parahnya kasus DBD dialaminya sehingga ada seorang yang meninggal. Karena itu, bagi para warga yang terkena penyakit DBD apabila kondisi badannya sangat panas agar secepatnya dibawa ke Puskesmas atau kerumah sakit agar bias secepatnya dilakukan pengobatan secara intensif oleh petugas medis dan jangan diberi obat seadanya saja,”ujar Khairul.

Dibeberkan Khairul, dari jumlah 62 kasus DBD dikabupaten Pelalawan sejak bulan Januari hingga Juli 2017 dan Bulan agustus hingga kini nihil maka tercatat jumlah warga dikecamatan  Pangkalan Kerinci yang terbanyak diserang kasus DBD yaitu sebanyak 49 kasus, Pangkalan Kuras 8 kasus, Bandar Sei Kijang 2 kasus, Kuala Kampar 2 kasus dan Bandar Petalangan 1 kasus. "Kita minta masyarakat dikabupaten Pelalawan agar terus aktif membersihakan lingkungan ditempat tinggalnya guna mengatasi terserang penyakit DBD.Apalagi pada musim pengujan diperkirahkan mulai bulan depan supaya masyarakat lebih gigih dalam mebersihakan lingkungan untuk terjadinya kasus DBD pada warga,"pintanya. (DPR/suhemri hasan)