Thursday, 24 May 2018 | 16:36:46 WIB | 252 Pembaca

Segel Rusak" Indomart Kebal Hukum

peristiwa

Foto:

 

Pelalawan.portalriau.com--Rabu23/05/18 Sekitar pkl. 09:00, guna untuk memasti kondisi segel yang telah dipasang beberapa waktu yang lalu personil Satpol PP & Damkar Kab. Pelalawan kembali mendatangi Indomart untuk memastikan keadaan segel yang beberapa waktu lalu telah terpasang.


Kasatpol PP & Damkar kab.Pelalawan H. Abu Bakar FE. S. Sos. M. AP melalui kasi Penertiban Sofyan, SH. MH, menyampaikan kepada Awak Media, memang benar penyegelan terhadap lndomart masih berlaku, Karena mereka belum mengantongi izin operasionalnya maka penyegelan belum boleh dibuka dan kalaupun ada keperluan pada barang didalam ruangan tersebut semestinya izin dulu kepada penyidik PPNS yang menyegel tempat tersebut, baru bisa kita buka,


"Nah, Hari ini kami datang kembali ke Indomart tersebut karena ada laporan bahwasanya stiker penyegelan dibuka oleh si pemilik Indomart, untuk itu personil satpol bersama penyidik PPNS memasang kembali garis kuning satpol line karena sampai saat ini izin operasionalnya belum kunjung selesai.


"Lanjutnya, Hal yang tak lajim dilakukan oleh pihak Indomart seperti melepaskan stiker penyegelan, Ini sudah salah satu bentuk pelanggaran karena membuka atau merusak stiker penyegelan berarti suatu tindakan pidana, jika mereka masih melakukan pembukaan segel yang kedua kalinya kami tidak segan - segan membawa permasalahan keranah hukum.


Setelah selesai pemasangan penyegelan personil Satpol PP & Damkar melanjutkan penertiban spanduk didua titik yaitu didepan ramayana persisnya dijembatan penyeberangan, petugas membuka spanduk besar yang sudah rusak dan mengganggu pemandangan dan juga mengganggu bagi pengguna jalan, sedangkan titik yang kedua yaitu didepan jalan akasia lintas timur dimana spanduk dipasang dijalur hijau & ditempat terlarang, jika mereka masih melakukan pembukaan segel yang kedua ini,


Kemudian dilanjutkan memberikan teguran kepada korlap usaha pasar malam dibelakang ramayana karena izin operasi pasar malamnya sudah berakhir dan tidak boleh beroperasi lagi, menurut penanggung jawab yg ada dilapangan bahwasanya 1 hari sebelum memasuki bulan puasa ramadhan jadwal operasi mereka sudah berakhir dan sampai saat ini sudah tidak jalan lagi, sedangkan bangunan pasar malamnya dalam beberapa hari kedepan akan dibongka" Jelasnya mengakhiri.(md)

Whoops, looks like something went wrong.