Wednesday, 14 February 2018 | 21:24:14 WIB | 71 Pembaca

Sudah 2 Tahun Di duga Ruang Sekolah Di Buat untuk Mesum

Pendidikan

Foto:

 

 

PELALAWAN.portalriau.com---Terkait dengan dunia pendidikan, kab.Pelalawan adalah salah satu bentuk nyata terhadap program Bupati Pelalawan H.M.Harris yaitu Pelalawan Cerdas adalah program unggulan yang sudah berjalan 7 tahun.


Namun sayangnya di kab.pelalawan setiap tahun ajaran baru terjadi polemik ditingkat SD, SMP, SMA, SMK, khususnya dirayon kecamatan pkl. Kerinci, untuk penerimaan Siswa Siswi Baru (PSB), setiap tahun terjadi kericuhan ketika orang tua yang ingin mendaptarkan anaknya kesekolah dasar sampai dengan kesekolah menengah atas dan kejuruan,

Menjadi tanggung jawab besar bagi pemerintah Kab. Pelalawan terutama Dinas Pendidikan, ada pun Siswa Siswi yang mendaptar yang tidak terakomodir dengan alasan yang kelasic yaitu kekurangan lokal kelas.

Bangunan sekolah yang terdiri dari 13 lokal ruang kelas dan 5 ruang kantor yang dulu digunakan untuk kegiatan belajar mengajar sekolah Dasar (SD) oleh Kab.Siak yang sudah ditukar gulingkan dan menjadi aset kab.Pelalawan yang berada di Desa Mekar Kec. Pkl. Kerinci sejak tahun 2016 yang kini keadaan sungguh memperhatinkan seperti kandang sapi,

ketika Awak media turun kelokasi tersebut dan melihat keadaan bangunan sekolah yang tampa jendela dan pintu dan tampak disudut ruangan tergelatak sepotong triplek yang usang dan sisa bungkus alat pengaman (kondom),

Kepala Desa Mekar jaya H.Kamaruzzaman ketika dikomfirmasi Awak Media mengenai keberadaan bangunan Sekolah hasil tukar guling Kab. Pelalawan dengan Kab. Siak tersebut menjelaskan,"


keberadaan bangunan sekolah tersebut tidak digunakan semenjak tahun 2016,sejak itu lah bangunan Sekolah kosong dan tidak terurus, sering kali hampir sitiap malam digunakan oleh muda mudi untuk berkencan alias mesum," jelas pak Kades.

Hal ini sudah saya sampaikan disaat acara Musyawarah RKPD di Kecamatan kemaren, turut hadir beberapa OPD termasuk Dinas pendidikan dan juga beberapa anggota DPR D Kab. Pelalawan, ya kita lihat saja kedepannya bagai mana realisasinya," ujar pak kades mengakhiri.(md)