Saturday, 10 February 2018 | 22:38:06 WIB | 137 Pembaca

 Wakapolres Pelalawan Pimpin Langsun Pemadaman Karlahut di Desa Pulau Muda Pelalawan

pemerintahan

Foto:

 

Wakapolres Pelalawan, Kompol Jose Dc Fernandes, Sabtu Pagi (10/2/2018) sekitar pukul 10.00 WIB memiimpin secara langsung upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karlahut) di Parit Seno Desa Pulau MudaDesa Kecamatan Teluk Merantu, Kabupaten Pelalawan.

Dalam pemadaman api tersebut Kompol Jose turut didampingi Kasat Sabhara AKP Handoko Sujaryanto, Kapolsek Teluk Meranti Iptu Edi Haryanto dan Kanit 1 Dalmas Iptu Mon Adri.

Selain Tim pemadaman dari jajaran Polres Pelalawan dan polsek Teluk Meranti , pemadaman kebakaran di Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti Kab.Pelalawan tersebut turut dibantu oleh MPA Desa Pulau Muda , RPK PT. Arara Abadi , Kru Faire dari pt.Rapp , BPBD Kab. Pelalawan , Satpol PP Dakar Kab.Pelalawan dan Disbunnak Kab.Pelalawan.Terlihat dilapangan tim pemadam karlahut tersebut kompak memadamkan titik api di Desa Pulau Muda dengan dipimpin Wakapolres Pelalawan Kompol Jose dan pencegahan pemadaman tersebut dilakukan agar kebakaran tidak meluas.

Wakapolres Pelalawan Kompol Jose Dc Fernandes mengatakan kebakaran lahan gambut sekitar 4 hektar di Desa Pulau Muda, Jumat kemarin, diketahui adanya laporan warga setempat kemudian Kompol Jose dan Tim Satgas Karlahut Pelalawan turun ke lokasi, dan langsung melakukan pemadaman api.

"Api sudah bisa dikuasai (dipadamkan), namun tetap menyisakan asap, karena lahan gambut yang sulit dipadamkan," ujar Kompol Jose yang masih siaga di Teluk Meranti hingga hari ini, Sabtu (10/2/2018).

Kompol Jose mengakui di hari pertama kebakaran lahan gambut, Tim Satgas Karlahut Pelalawan sempat kewalahan mencapai titik lokasi kebakaran, karena akses sulit dilalui oleh petugas, apalagi kendaraan. Sehingga, tim gabungan terpaksa memikul seluruh peralatan pemadaman kebakaran dibutuhkan di lokasi.

Mantan Wakapolres Kuansing Polda Riau ini mengakui belum tahu penyebab kebakaran di Desa Pulau Muda, sebab masih dilakukan penyelidikan oleh Satuan Reskrim Poles Pelalawan.

"Tim masih melakukan penyelidikan, untuk mengetahui apakah ada kesengajaan masyarakat untuk membuka lahan, atau karena faktor alam," jelas Kompol Jose.

Ia kembali mengimbau warga Kab.Pelalawan agar tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan. Apabila tertangkap, Kepolisian tak segan menjerat dengan sanksi tegas.

"Kita sudah sering kali mengingatkan masyarakat kalau mau berladang untuk tidak melakukan pembakaran. Masih banyak cara lain yang bisa dilakukan selain dibakar," tegas Kompol Jose.

Hingga berita ini diturunkan kebakaran lahan dan hutan dilokasi sudah dapat dikendalikan,namun terpantau lokasi kebakaran masih mengeluarkan asap.

Namun, upaya pendinginan terus dilakukan dengan melakukan penyiraman air kelokasi kebakaran dengan menggunakan mesin pompa air atau mini streker.