Populer
Sunday, 20 November 2016 | 18:18:00 WIB | 507 Pembaca

Musim Penghujan, BPBD Rohil Ingatkan Nelayan Agar Waspada Melaut

BAGANSIAPIAPI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten rokan hilir (Rohil) mengingatkan para nelayan agar tetap waspada saat melaut. Pasalnya, Sejak satu bulan terakhir daerah rohil dilanda musim hujan disertai dengan angin kencang yang tentunya membuat gelombang Air laut menjadi tinggi.

"Kita tidak melarang atau menakuti nelayan dalam mencari rezeki dilaut, namun kita hanya mengingatkan saat melaut tetap waspada seperti melengkapi boatnya dengan pelampung dan sebagainya. Apalagi saat ini musim penghujan yang tidak bisa diprediksikan turunnya, bisa hujan itu turunnya siang bisa juga malam," Kata Kepala BPBD Rohil, H Azhar Achmad Ali SE Msi, Minggu (20/11) di Bagansiapiapi.

Disebutkan, sejauh ini memang laporan dari  Badan Meteorologi klimatologi dan geofisika (BMKG) rutin menyampaikan bahwa gelombang air laut masih dibawah 1 (satu) meter. Namun, tidak tertutup kemungkinan gelombang itu akan naik lebih tinggi lagi dikarenakan cuaca hujan disertai angin kencang melanda daerah kita. "Kita telah berbincang dengan beberapa nelayan tradisional bagansiapiapi kalau gelombang dilaut memang cukup tinggi," Aku mantan Asisten III bidang kesra setdakab rohil tersebut.

Dijelaskannya lagi, untuk data dari BMKG yang diterima BPBD rohil katanya untuk tanggal 18 dan 19 November 2016 angin bertiup dari arah barat hingga kelaut dengan kecepatan 05-10 knot atau sekitar 09-18 kilometer perjam," Terangnya. Ditambahkan, secara umum cuaca diwilayah propinsi riau berawan, sehingga peluang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang serta disertai dengan petir dan angin kencang diperkirakan terjadi diwilayah riau bagian utara, tengah dan pesisir timur terjadi pada sore dan malam hari," Ujarnya.

"Intinya kita tidak mau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap nelayan, apalagi kebanyakan nelayan kita itu bermalam ditengah lautan sehingga memang rawan jika gelombangnya tinggi," Pungkasnya. (Dpr/Af)

Whoops, looks like something went wrong.