Populer
Tuesday, 07 November 2017 | 08:40:57 WIB | 192 Pembaca

Bupati Rohul Kukuhkan Kepenuhan Barat Sebagai "Kampung Siaga Bencana"

advertorial

Foto:

Portalriau.com - KEPENUHAN -‎ Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Suparman S.Sos, M.Si resmi mengukuhkan Desa Kepenuhan Barat, Kecamatan Kepenuhan sebagai 'Kampung Siaga Bencana' atau KSB, Selasa (7/11/2017).‎ Sebelum dikukuhkan sebagai‎ KSB, Dinas Sosial Provinsi Riau sendiri sudah melakukan pembinaan khusus KSB Alam Bumi Lestari, dan pembentukan Tim Reaksi Cepat (TRC) di Dusun Tanjung Alam Desa Kepenuhan Barat selama tiga hari terakhir. Desa Kepenuhan Barat‎ menjadi desa kedua di Provinsi Riau yang sudah punya TRC tanggap darurat bencana yang dilengkapi fasilitas.


Usai mengukuhkan, Bupati Rohul Suparman bersama sejumlah pejabat Pemkab Rohul dan Pemprov Riau, Camat Kepenuhan Recko Roeandra, menyaksikan simulasi tanggap darurat bencana dilakukan TRC KSB Bumi Alam Lestari di Dusun Tanjung Alam Desa Kepenuhan Barat.‎ Bupati Suparman juga meninjau tenda pengungsian, dapur umum dan posko kesehatan, serta perlengkapan lain yang dibantu pihak Kementrian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia.‎


Bupati Suparman mengatakan‎ program pemerintah dan Kemensos RI dalam membentuk Kampung Siaga Bencana bertujuan untuk mengedukasi, melatih dan membina masyarakat di daerah rawan bencana, termasuk bencana banjir. Pada tahun 2017 ini, ungkap Bupati Suparman, program Kampung Siaga Bencana yang dilaksanakan Dinsos Provinsi Riau dilakukan di Dusun Tanjung Alam Desa Kepenuhan Barat.


"Sejak hari Minggu (5/11/2017) sampai hari ini (Selasa, 7/11/2017), masyarakat diberi pembekalan mengenai tanggap darurat bencana, sekaligus simulasi. Saya melihat Tim Reaksi Cepat sudah terlatih," kata Bupati Rohul Suparman di sela kegiatannya.‎ Bupati Rohul‎ mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Riau yang sudah menunjuk Dusun Tanjung Alam Desa Kepenuhan Barat dan dijadikan desa khusus KSB.‎


Masih di tempat sama, Kepala Dinsos Riau, Drs. Dahrius Husin, MM mengatakan pembentukan KSB merupakan kegiatan tahunan Dinsos Riau, dalam upaya mengurangi tingginya resiko, dan hal-hal yang tidak diinginkan ketika masyarakat di daerah rawan bencana banjir mengalami musibah.‎ Menurut Dahrius, pembinaan diberikan kepada masyarakat tujuannya untuk menciptakan kesiapsiagaan masyarakat saat tertimpa bencana banjir, menjelang pemerintah melakukan tindakan tanggap darurat.


Sementara, Kepala Desa Kepenuhan Barat, Tana, mengatakan ada 80 warga di desanya yang dikukuhkan sebagai TRC tanggap darurat bencana. Tana mengaku pemerintah desa akan support terus TRC tanggap bencana, termasuk sosialisasi terhadap warga saat terjadi bencana.‎ "Seluruh masyarakat sudah memahami perannya masing-masing," tandas Tana. (Advertorial/Humas/DPR)

Whoops, looks like something went wrong.