Wednesday, 18 April 2018 | 11:00:07 WIB | 94 Pembaca

Bupati Sukiman dan Pegawai RSUD Rohul Teken Komitmen Bersama Dalam Peningkatan Pelayanan Akreditasi

advertorial

Foto:

Portalriau.com - ROHUL - Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Sukiman bersama dokter dan pegawai di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rohul, tandatangani Komitmen Bersama upaya peningkatan pelayanan dan percepatan akreditasi, Rabu (18/4/2018). Dari penandatangan bersama oleh Bupati Rohul Sukiman, digelar‎ usai memimpin apel pagi di halaman kantor RSUD Rohul, juga diikuti para pegawai dan para dokter, Kepala Bappeda Nifzar, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Rohul dr. Bambang Triono, Direktur Utama (Dirut) RSUD Rohul dr. Novil, Kepala Bappeda Rohul Nifzar Rahman, Kepala BPKA Jaharuddin SP, dan pejabat lainnya.

 

Dikatakan Bupati Sukiman, Pemkab R‎ohul komitmen meningkatkan kualitas RSUD Rohul ke depannya, termasuk membantu untuk percepatan akreditasi. "Nanti RSUD Rohul akan kita rubah‎, kita sulap menjadi rumah sakit yang bagus, selama ini kurang perhatiannya. Kita menyadari itu," sebut Bupati Rohul Sukiman. Bupati Sukiman juga menyadari, dengan masih kurangnya kebersihan RSUD Rohul, sama halnya kurangnya peralatan medis atau peralatan kesehatan di rumah sakit saat ini. Dirinya berharap, pimpinan dan karyawan ikut memperhatikan kekurangan dari‎ RSUD Rohul, sehingga RSUD menjadi sarana kesehatan yang lebih bagus lagi ke depannya.

 

“Dengan kebersamaan kita, keikhlasan kita, mari kita rubah RSUD ini menjadi lebih bagus. Saya sudah berniat RSUD gedung baru 6 lantai RSUD Rohul, minimal tahun depan bisa dioperasikan," katanya optimis. Kemudian, untuk kelanjutan pembangunan gedung 6 lantai RSUD Rohul, Bupati Sukiman mengakui, Pemkab Rohul akan terus berkoordinasi dengan Pemprov Riau dan pemerintah pusat. Sukiman juga mengharapkan, agar Pemprov Riau dan pemerintah pusat ikut memperhatikan RSUD Rohul, sehingga menjadi rumah sakit yang baik, apalagi RSUD di Rohul sudah menjadi rujukan bagi masyarakat Kabupaten Padang Lawas, Provinsi Sumatera Utara.

 

“Mari kita timbulkan semangat kebersamaan, memelihara, membangun, dan memperhatikan rumah sakit ini,"ajak Bupati Sukiman, dan berharap‎ RSUD Rohul lakukan inovasi untuk sistem pelayanan dengan menerapkan senyum dan ikhlas bekerja. Terkait peningkatan akreditas RSUD Rohul, Bupati mengaku, Pemkab Rohul sangat mendukung rumah sakit kebanggaan masyarakat selama ini, dengan mempersiapkan sarana prasarana dan sumber daya manusia atau SDM yang berkualitas.

"Tinggal kita lakukan evaluasi, apa kekurangan yang baik dikoordinasikan dengan baik. Kita terus berupaya menyiapkan sarana dan prasarana yang kurang," harap Bupati Sukiman. 2021 Gedung RSUD Rohul‎ 6 Lantai Difungsikan. Direktur RSUD Rohul, dr. Novil mengatakan,  karyawan dan dokter bukan hanya melayani pasien saja, mereka juga sudah mulai peduli dengan perkembangan RSUD Rohul, apalagi para karyawan berani memberikan masukan positif ke Bupati Rohul. “Kita ikut memberikan masukan ke Bupati, itu suatu hal yang bagus. Ke depannya, kita yakin rumah sakit ini akan maju," harap Novil.

 

Terkait percepatan akreditas gedung 6 lantai RSUD Rohul, Novil mengaku, bahwa pihaknya masih perlu melakukan tahapan dan perencanaan untuk mengajukan anggaran tahun 2019, baik melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat, atau Bantuan Keuangan‎ (Bankeu) dari Pemprov Riau. “Kita punya target, paling tidak sebelum 2021 kita sudah bisa fungsikan gedung 6 lantai RSUD Rohul," kata Novil optimis. Kemudian, jumlah dokter spesialis di RSUD Rohul sudah mencukupi. Namun demikian, masih diperlukan penyediaan peralatan kesehatan yang memadai, seperti peralatan bedah dan alat lain, sehingga tidak adalagi pasien yang dirujuk, dan pasien jantung tidak perlu lagi berobat ke rumah sakit di Kota Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat. Sebut Novil, bahwa peralatan kesehatan sebuah rumah sakit seharusnya diupdate setiap tahun, namun karena kekurangan dana, hal itu belum tercapai.

 

Ketika ditanya berapa dana diperlukan untuk kelanjutan pembangunan gedung 6 lantai RSUD Rohul, sebut Novil, mereka belum menghitungnya. Namun bila dikalkulasikan, untuk kebutuhan kelanjutan pembangunan dan operasional gedung baru 6 lantai RSUD Rohul membutuhkan dana sekira Rp‎ 52 miliar. Gedung RSUD Pembangunannya Dilanjutkan 2019. Kemudian, Kepala Dinkes Rohul dr. Bambang Triono, mengakui di akhir 2017, Dinkes Rohul tidak ada‎ menganggarkan untuk kelanjutan pembangunan gedung baru 6 lantai RSUD Rohul, sehingga belum bisa dilanjutkan di 2018. “Di 2018 kita susun lagi rencana kegiatan untuk kelanjutan gedung baru RSUD ini, yakni kelanjutan fisik, sebab di dalam belum ada yang selesai,"

 

"Bila fisik dulu kita usahakan, baru ke depannya nantinya untuk kelanjutan alat kesehatan dan pendukungnya yang di dalam. Estimasi anggarannya belum dikalkulasikan, namun untuk fisik diperlukan sekira Rp 25 miliar lagi," tambahnya. Diperkirakan Bambang untuk kontruksi fisik di gedung baru 6 lantai RSUD Rohul, sudah menelan dana tidak sedikit. Di tahap awal, perkiraan Bambang, awalnya pembangunan dibantu dana APBN sekira Rp 12 miliar, dan Bankeu lebih dari Rp 30 miliar.‎ (Advertorial/Humas/DPR)