Friday, 15 July 2016 | 22:26:45 WIB | 321 Pembaca

Kemarau, Pengaruhi Produksi Tanaman Pajale

ROKAN HULU-Pihak Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). menyebutkan memasuki musim kemarau mengakibatkan komoditas kebutuhan pokok masyarakat terutama hasil pertanian mengalami penurunan produksi.

Dampak dari kekeringan itu, akan mempengaruhi pertumbuhan dan hasil produksi pertanian terutama program upaya khusus Padi, Jagung dan Kedelai (Pajale) di Kabupaten Rohul yang kini terkena kemarau. "Dari laporan petugas lapangan, memasuki musim kemarau mesti tidak seluruh kecamatan terjadi kekeringan di Rokan Hulu, mempengaruhi hasil produksi pangan terutapa upaya khusus Pajale,". ungkap Kepala DTPH Rohul Mubrizal Jumat(15/7) terkait dampak kemarau terhadap hasil produksi pertanian upaya khusus Pajale di Rohul

Ada sejumlah kecamatan untuk tanaman upaya khusus Pajele tahun 2016, terkena dampak kekeringan terutama tanaman Jagung, Kedelai.  Hal itu tentu akan mempengaruhi hasil produksi tanaman pangan di Rohul, Mubrizal menyebutkan, tanaman pertanian khususnya Jagung dan kedelai mengalami kekeringan di Rohul berada di Kecamatan Rokan IV Koto, Kunto Darussalam dan Kecamatan Rambah. "Berapa luas tanaman Jagung dan Kedelai yang terkena dampak kekeringan, saat ini petugas lapangan kita masih melakukan pendataan terhadap tanaman yang mengalami  kekeringan," terangnya.  

Jelasnya, jadwal musim tanam tanaman dilahan kering telah dilaksanakan pada bulan Maret-April mendatang. Kendati dibulan tersebut  memasuki musim kemarau, namun sebagian petani tetap melaksanakan penanaman tanaman Pajale. Sementara pada bulan tersebut ada petani yang menunda melakukan penanaman Pajale menunggu tingginya curah hujan. "Kita harapkan bagi petani yang ingin melakukan penanaman Pajale agar dapat menunggu tingginya curah hujan, karena disaat kemarau, tanaman tersebut akan mengalami kekeringan dan menyebabkan gagal panen," jelasnya 

Mubrizal, menambahkan usaha yang dapat bisa dilakukan untuk mengatasi kekeringan itu dari DTPH Rohul yakni petani memamfaatkan sumber air yang ada dengan menggunakan pompa air dan embung (tempat penyedian air).(dpr/raj)