Populer
Sunday, 04 September 2016 | 14:29:12 WIB | 304 Pembaca

Mayarakat Dukung kedatangan Alfamart di Kabupaten Rohul

Ekonomi

Foto:

ROKAN  HULU-Isu Alfamarat di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), beberapa bulan terakhir menjadi perdebatan di kalanagan legislatif dan eksekutif, sepertinya para wakil rakyat itu belum siap menerima investasi dari management Alfamart, tanpa diketahui apa maksud dan tujuannya. 

Disampaikan, Salah seorang pedagang di Ujungbatu, Andi (38) sebenarnya kedatangan Alfamart itu tidak ada pengaruhnya bagi para pedagang, buktinya di daerah-daerah lainnya  itu ada, kok gak mati para pedagang-pedagang itu.  

"Buktinya di daerah-daerah lain itu tidak ada masalah bagi para pedagang, hanya di Rohul saja yang dibesar-besar saja, tegoklah saja di kabupaten lain, masih juga pedagang-pedagang itu" katanya, Minggu (4/9).

Lanjutnya, pada dasarnya, "Rezeki Harimau tidak akan dimakan Buaya",  buktinya tengoklah di pasar itu, semua pedagang menyatu tidak ada masalah, lagi pula julannya berbeda tidak sama.

"Kalau pedagang tidak ada menolak, karena kami sifat hanya menunggu pembeli rezeki kami sajanya yang sudah ditentukan tuhan," sebut Andi lagi.

Begitu juga dengan pedagang di Kota Pasir Panggaraian, Sana (31), mengaku tidak ada pengaruh dengan kedatangan Alfamarat di Kota Pasir Pangaraian, sebab jualannya tidak sama dengan Pedagang Kaki Lima (PKL), seperti minyak goreng kalau alfamart itu kemasan, sementara pedagang biasa kiloan.

"Mana ada pengaruh sama kita, jualan kita berbeda yang mereka jualan semuanya bentuk kemasan, sedangkan kita jualannya yang tanpa dikemas," ucapnya lagi.  

Di tempat berbeda, Anggota DPRD Rohul, dari Komisi II, Kasmawati menjelaskan dirinya juga sudah turun ke masyarakat, seperti Kecamatan Rambah, Rambah Hilir, Kepenuhan, Kuntodarussalam dan kecamatan lainnya, sebenarnya masyarakat dan pedagang kaki lima tidak yang keberatan. 

"Hasil survay kita, tidak  ada yang keberatan, itu hanya mini market yang menyerupai Alfamart tersebut yang merasa keberatan, kalau pegadang dan masyarakat gak ada yang beberatan," tutur Kasmawati yang juga Anggota Fraksi Partai Golkar.

Tambahnya, janganlah niat baik pemerintah untuk mendatangkan investasi ke Rohul itu demi optimalnya pelayanan, terus harus dilarikan pada kepentingan politik, sebagai wakil rakyat mestinya harus mengedepankan kebutuhan masyarakat, karena pada intinya baik pemerintah dan wakil rakyat itu ada, tujuannya untuk mensejahterakan masyarakat. 

"Rohul  itu juga termasuk tujuan wisata dari berbagai daerah sudah pada berdatangan ke Negeri Seribu Suluk, tentu Alfamart ini sudah punya lisensi secara nasional,  bisa melayani pengunjung, kemudian untuk pajaknya akan lebih tertata baik, karena setiap pembelian itu terdata dengan baik," papar Kasmawati yang juga Srikandi Partai Golkar.

Ketua Ikatan Pedagang Kaki Lima (PKL), Rohul, Riyan Alfian, sebenarnya kedatangan Alfamrat sangat menguntung masyarakat dan pembeli, sebab akan ada pelayan yang baik, harga yang murah, kemudian dia buka selama 24 jam.

"Namun saya meminta supaya pemerintah agar selektif dalam pemberian izin nantinya, tapi  kalau kehadirannya kita lihat dampaknya kepada masyarakat memang sangat menguntungkan," pungkasnya.    


Keterangan Poto: Anggota DPRD Rohul, dari Partai Golkar, Kasmawati.(dpr/raj)