Populer
Monday, 11 December 2017 | 09:25:04 WIB | 50 Pembaca

Wakil Bupati Rohul Salurkan Santunan Kepada Keluarga Korban Kecelakaan Bus Kafilah MTQ

advertorial

Foto:

Portalriau.com - PASIRPANGARAIAN - Wakil Bupati (Wabup) Rokan Hulu (Rohul) H. Sukiman menyalurkan santunan kepada keluarga korban kecelakaan bus kafilah yang terjadi di Pekan Tebih Desa Kepenuhan Hulu, Kecamatan Kepenuhan Hulu. Pada Senin malam (11/12/17), Wabup Rohul Sukiman, ‎didampingi Kepala Cabang Jasa Raharja Riau Hervanka Tri Biono, serta OPD di lingkungan Pemkab Rohul sambangi rumah keluarga korban Wahyu Permana Putra‎ (16) di Kaiti, Desa Rambah Tengah Barat, Kecamatan Rambah.‎


Wabup Sukiman menyerahkan santunan kepada keluarga korban sebesar Rp 50 juta dari Jasa Raharja dan Rp 5 juta dari Pemkab Rohul. Wabup Rohul Sukiman mengaku ikut berduka atas kepergian Wahyu, anak dari Jalaludin yang mengalami kecelakaan saat akan berangkat ke Kota Dumai untuk ikut menyemarakkan pembukaan MTQ Provinsi, Sabtu pagi (9/12/2017).


‎Saat hari naas itu, Bus kafilah yang ditumpangi Wahyu terlibat tabrakan dengan sebuah di dump truk di Pekan Tebih, Desa Kepenuhan Hulu, Kecamatan Kepenuhan Hulu.‎ Mantan Dandim di Kabupaten Indragiri Hilir ini mengharapkan keluarga korban diberikan ketabahan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.‎


‎"Saya turut berduka cita, semoga keluarga tetap diberikan ketabahaan dan almarhum (Wahyu) diberikan tempat di sisinya," sampai Wabup Sukiman. Sedangkan untuk Jalaludin, ayah dari korban Wahyu yang juga mengalami kecelakaan lalulintas di Kecamatan Rambah Samo masih menjalani pengobatan di RSUD Rohul. Wabup Sukiman juga ikut mendoakan agar diberikan kesembuhan, sehingga bisa menjalani aktivitas seperti biasa.


‎"Semoga bantuan yang tidak seberapa ini bisa meringankan beban keluarga korban yang sedang tertimpa musibah," harap Wabup Rohul Sukiman.‎ Masih di tempat sama, Kepala Kepala Cabang Jasa Raharja Riau Hervanka Tri Biono, mengatakan santunan disalurkan kepada keluarga korban ‎berdasarkan Undang-Undang 33 tahun 1964, tentang jaminan atau asuransi korban kecelakaan yang dibiayai pemerintah.‎

‎"Bahwa korban kecelakaan di jalan melibatkan dua kendaraan tetap berhak mendapatkan santunan dari pemerintah melalui Jasa Raharja," jelasnya.‎ Hervanka mengungkapkan Wahyu menjadi korban tabrakan dan dibuktikan hasil penyelidikan dilakukan Satlantas Polres Rohul. Keluarga korban selaku ahli waris berhak menerima santunan dari negara atas kecelakaan di jalan raya tersebut.‎ "Masyarakat tidak perlu takut lagi melapor jika mengalami kecelakaan. Jika ada kasus kecelakaan segera melapor ke polisi" pesan Hervanka.‎‎ "Semoga santunan ini bisa meringankan beban dari keluarga yang ditinggalkan," harap pihak Jasa Raharja. (Advertorial/Humas/DPR) ‎‎