Populer
Monday, 16 April 2018 | 11:18:56 WIB | 144 Pembaca

Sidang Paripurna LKPj 2017,Alfedri Sampaikan segudang Prestasi

pemerintahan

Foto:

 


Siak(Portalriau.com) Plt Bupati Siak Alfedri, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Siak tahun 2017, pada sidang paripurna yang digelar di gedung DPRD kabupaten Siak, Senin (16/04/2018) pagi.

 

Sidang paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Siak Indra Gunawan didampingi wakil ketua Sutarno dan Hendri Pakpahan tersebut dihadiri anggota forkopimda, sejumlah anggota dewan dan pimpinan OPD.

 

Semenara anggota parlemen yang hadir hanya 28 orang dari 40 anggota DPRD Siak, sesuai laporan yang disampaikan Sekretaris Dewan DPRD Siak, H Amrul sebelum sidang dimulai.

 

“Selama 2017 ini ada belasan prestasi yang diperoleh. Itu semua berkat kerjasama semua pihak di Kabuaten Siak termasuk anggota legislatif Kabupaten Siak,” kata Alfedri.

 

Diantara prestasi Pemerintah Daerah Kabupaten Siak pada tahun 2017 ini adalah:
Wahana Tata Nugraha (WTN) Lalu Lintas dibidang Transportasi darat, Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Pemda, terbaik pertama dilingkungan Pemerintah Provinsi Riau (Kategori B), Indonesia Green Award 2017, atas konsistensi semangat dan komitmen menerapkan kebijakan pembangunan berwawasan lingkungan.

 

Pencapaian Standar Nasional Provinsi (SNP), TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik 2017, Kategori Alarm Persalinan oleh Kemenpan RB, Penghargaan BPKP perwakilan Provinsi Riau atas kinerja dan kapabilitas Aparatur Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Kabupaten Siak, Penghargaan Anugerah Paramesti, atas komitmen dalam menerapkan kebijakan zonasi kawasan tanpa rokok, Kota Layak Anak, satu-satunya kota layak anak di Riau tahun 2017 dengan predikat Madya.

 

Penghargaan atas Percepatan cakupan pemberian akta kelahiran gratis anak, Piala Adipura tahun 2017 dan kategori pasar terbersih, TOP 40 inovasi pelayanan publiktahun 2017 kategori alarm persalinan, Anugerah Pandawa dan Juara III kategori Nakula Sadewa, yang diterima oleh Green Generation Kabupaten Siak.

 

Penghargaan Gerakan menuju 100 Smart City yang diserahkan Kementerian Komunikasi dan Informasi, Penghargaan Sebagai Kabupaten/Kota Sehat, satu- satunya kabupaten di Provinsi Riau yang memperoleh penghargaan dari Kementerian Kesehatan, Menyusun dan menyajikan Laporan Keuangan, dengan pencapaian standar tertinggi yang diserahkan oleh Gubernur Riau, Piagam komitmen Kota Pusaka, merupakan bagian dari program penataan dan pelestarian Kota Pusaka.

 

“Saya mengajak semua komponen masyarakat Kabupaten Siak dan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mempertahankan dan meningkatkan pembangunan dan prestasi daerah untuk masa-masa selanjutnya,” harapnya.

 

LKPJ ini, lanjut dia, sebagai salah satu kewajiban yang harus disampaikan Kepala Daerah kepada DPRD setiap tahunnya yang membuat hasil penyelenggaraan urusan pemerintahan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah yang telah dilaksanankan selama satu tahun anggaran.

Pemerintah Kabupaten Siak senantiasa berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk mengurangi ketergantungan terhadap penerimaan dari Pemerintah Pusat, sehingga penyelenggaraan otonomi tercapai secara lebih maksimal.

 

Hal itu disampaikan Pelaksana tugas Bupati Siak Alfedri saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah tahun 2017, pada sidang paripurna, Senin (16/4/18) pagi, di gedung DPRD Siak.

 

“Strategi untuk meningkatkan penerimaan PAD adalah melalui kebijakan intensifikasi dan ekstensifikasi serta optimalisasi penerimaan dari sumber-sumber lainnya,” jelasnya.

 

Dijelaskannya, pada tahun 2017 capaian realisasi pendapatan daerah sebesar Rp1,79 triliun lebih atau sebesar 93,28 persen dari target pendapatan daerah sebesar Rp1,92 triliun lebih.

 

Sementara, lanjutnya, target PAD sebesar Rp266,28 miliar lebih dengan realisasi PAD Rp267,44 miliar lebih atau sebesar 100,44 persen. Kontribusi terbesar dalam struktur PAD Kabupaten Siak bersumber dari penerimaan Hasil Pajak Daerah. Selanjutnya target dana perimbangan sebesar Rp1,41 triliun lebih dengan realisasi sebesar Rp1,28 triliun lebih atau sebesar 90,80 persen.

 

“Dana Perimbangan dari Pemerintah Pusat sampai saat ini masih merupakan sumber pendapatan yang memiliki kontribusi terbesar dalam APBD Kabupaten Siak Tahun 2017,” ungkap mantan Kadis PPKAD itu.

 

Alfedri sebut, realisasi lain–lain pendapatan daerah yang sah, pada tahun 2017 hampir mencapai target yang telah ditetapkan, dengan target sebesar Rp243,84 miliar lebih dan realisasi sebesar Rp243,49 miliar lebih atau sebesar 99,86 persen.

 

Target dan realisasi belanja daerah selama tahun 2017.

Belanja daerah Kabupaten Siak pada tahun anggaran 2017 disusun dengan pendekatan anggaran berbasis kinerja dan berimbang yang berorientasi pada pencapaian hasil dari input yang direncanakan.

 


“Realisasi belanja daerah Kabupaten Siak pada Tahun Anggaran 2017 (data bulan Maret 2018 /Unaudited ) realisasi belanja daerah sebesar Rp1,63 triliun lebih dari target sebesar Rp1,79 triliun lebih atau sebesar 90,70 persen,” sebut Alfedri.

 

Sedangkan realisasi penerimaan pembiayaan daerah Kabupaten Siak pada Tahun Anggaran 2017 melebihi target, pada tahun 2017 realisasi pembiayaan sebesar Rp12,54 miliar lebih dari target sebesar Rp12,29 miliar lebih dengan capaian realisasi pembiayaan sebesar 102,04 persen.

 

“Alhamdulillah kita telah 6 kali berturut-turut mendapatkan penilaian opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksaan Keuangan RI atas pengelolaan keuangan tahun 2011, 2012, 2013, 2014, 2015 dan 2016,” ujarnya.

 

Ia berharap untuk pengelolaan keuangan tahun 2017 yang saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh BPK RI kembali mendapatkan opini WTP.


####