Thursday, 19 November 2020 | 17:42:24 WIB | 19 Pembaca

Pjs. Bupati juga menyatakan jika kehadirannya sama sekali tanpa ada nuansa politik

Kab. Serge

Foto:

Portalriau.com-sergai-Pjs. Bupati juga menyatakan jika kehadirannya sama sekali tanpa ada nuansa politik apapun dan murni sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan keagamaan.19/11/2020.

 

Kemudian ia juga menyebut, mendekati Pilkada serentak tahun ini diminta kepada para santri yang sudah memiliki hak pilih untuk menyukseskan Pilkada tersebut dengan mendatangi TPS dan menggunakan hak suaranya, karena dengan Pilkada yang sukses akan melahirkan pemimpin-pemimpin yang terbaik yang akan memajukan Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat ini.

 

Terkait infrastruktur pendukung yang dimohonkan, Pemkab Sergai akan menindaklanjuti permohonan tersebut dan memerintahkan melalui OPD terkait untuk segera dilaksanakan sesegera mungkin,” pungkasnya.

 

Di kesempatan yang sama, Pimpinan Pesantren Zakiyun Najah, Drs. H. Maralutan Siregar menuturkan segenap pengurus dan pembimbing serta para santri menyampaikan ucapan terima kasih dan kebanggaan atas kunjungan silaturahmi Pjs. Bupati Sergai beserta jajaran pada hari dan tempat yang berbahagia ini.

 

Dapat disampaikan di sini bahwa jumlah santri di pesantren sekaligus panti asuhan ini 510 orang yang kebanyakan berasal dari keluarga kurang mampu, yatim piatu, terlantar dan broken home atau anak dari keluarga yang bermasalah. Saat ini pengajar dan pengasuh Pesantren Zakiyun Najah berjumlah 35 orang serta dibantu dengan pengurus lainnya,” bebernya.

 

Maralutan Siregar mengatakan, karena situasi pandemi Covid-19 maka santri yang diizinkan melakukan pembelajaran hanya 50% dari total keseluruhan jumlah santri, sementara sisanya yang 50% lagi belajar dari rumah. Para santri di pesantren ini sebutnya diajarkan pendidikan maupun kegiatan-kegiatan baik formal dan non formal.Ia juga menambahkan, pesantren ini didirikan guna menjembatani keinginan masyarakat ekonomi menengah ke bawah untuk memasukkan anaknya ke pesantren guna mendapatkan pendidikan agama yang lebih mendalam lagi. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari itu, Maralutan menyebut santri dan siswa berasal dari kami para pengurus, orang tua santri/siswa, serta membuka, menerima bantuan dari hamba Allah dan donasi dari seluruh pihak yang ingin menyampaikan bantuannya.

 

Pada kesempatan ini kami sampaikan apresiasi atas peran aktif Pemkab Sergai dalam menjalankan protokol kesehatan dengan memberikan bantuan masker agar lokasi pembelajaran tidak menjadi klaster penyebaran virus Covid-19. Kami beserta segenap pengurus dan para santri/siswa akan selalu mendukung program pemerintah dengan mengikuti Protokol Kesehatan Covid-19 dan menerapkan 3M untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19,” paparnya.

 

Dalam kesempata ini pula ia juga menyampaikan harapan ke depan terhadap Pemkab Sergai dalam hal infrastruktur pendukung antara lain pembuatan lening atau parit untuk menghindari banjir dan erosi serta bantuan dan dukungan lainnya guna  terlaksananya kegiatan belajar mengajar dan mendalami pengetahuan agama di pesantren ini.

 

Hal ini diperlukan sebab acap kali pembelajaran terhambat dikarenakan banjir disaat musim penghujan seperti sekarang ini,” tandasnya.Kegiatan ini juga diikuti oleh Asisten Ekbangsos Ir. H. Kaharuddin, Kepala BPBD Henri Suharto, Camat Sei Rampah Nasaruddin Nasution, S.Sos, pengasuh dan pembimbing, serta para santri.(...)