Saturday, 15 August 2020 | 19:45:02 WIB | 20 Pembaca

Sebaran Covid-19 di Sergai:15 Positif, 4 Sembuh, 2 Meninggal

Kab. Serge

Foto:

portalriau.com-Sei Rampah,Setelah menyentuh angka 100 kasus beberapa waktu lalu, laju pertambahan korban Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di peta sebaran Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) masih berlanjut, bahkan diikuti dengan korban meninggal dunia.

 

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sergai Drs. H.Akmal, AP, M.Si, Sabtu (15/08/2020), melalui WhatsApp menyampaikan jika penambahan korban kali ini sebanyak 17 kasus.Informasi yang kami peroleh dari Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dr. Bulan Simanungkalit, M.Kes, korban kali ini masih didominasi para pekerja yang berasal dari kluster yang terbentuk di salah satu perusahaan swasta di Pantai Cermin, yaitu sebanyak 11 (sebelas) orang, sedangkan 6 (enam) sisanya masing-masing merupakan kasus terpisah di mana 2 (dua) di antaranya meninggal dunia,sebutnya.

 

Akmal merinci, sebelas karyawan yang berasal dari kluster yang sama tersebut adalah inisial M (37, Lk), S (29, Pr), SAH (32, Pr), NDRP (31, Lk), SW (38, Lk), YI (29, Lk), L (37, Lk), FA (39, Lk), SAE (49, Lk), dan HF (29, Lk), kesepuluhnya merupakan warga Perbaungan, sedangkan 1 korban lainnya inisial S (35, Lk), berdomisili Kecamatan Sei Rampah.

 

Sebelas korban tersebut merupakan hasil pengembangan kasus awal di mana sudah sebanyak 2.200 karyawan  yang menjalani rapid test di areal perusahaan serta dilakukan pengambilan sampel swab untuk test PCR. Sebelum kejadian ini, 33 warga Sergai yang bekerja di perusahaan tersebut sudah lebih dulu dinyatakan positif. Peningkatan yang signifikan ini sudah mendapat perhatian khusus dari Gugus Tugas,sebutnya.

 

Beralih ke 6 kasus lainnya, Akmal menjelaskan identitasnya yaitu inisial MND (15, Lk) domisili di Kecamatan Sipispis, PM (26, Pr) warga Pantai Cermin, TNY (21, Pr) tinggal di Dolok Masihul, dan LSDP (52, Pr) warga Perbaungan. Sedangkan untuk 2 korban meninggal identitasnya adalah inisial E (51, Lk) dan W (53, Pr).

 

Gugus Tugas lewat Dinas Kesehatan akan melaksanakan prosedur penanganan dan pencegahan sesuai mekanisme yang berlaku. Prosedurnya yaitu melakukan tracing atau pelacakan terhadap orang-orang yang menjalin kontak erat dengan para korban. Selanjutnya juga akan dilaksankan disinfeksi di areal kediaman korban pada radius yang dianggap rawan untuk beberapa hari kedepan. Bagi korban meninggal, akan dimakamkan sesuai dengan protokol pemakaman jenazah Covid-19,” lanjut Akmal sambil menambahkan jika 11 korban dari perusahaan akan menjalani isolasi mandiri yang diawasi secara ketat oleh petugas dari Dinas Kesehatan dan dari tim internal perusahaan tersebut dan kalau diperlukan akan dilakukan tindakan medis di fasilitas kesehatan rujukan.(.....