Monday, 18 February 2019 | 14:08:59 WIB | 225 Pembaca

Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau Ringkus Dua Kurir Sabu 8 Kg

Hukum dan Kriminal

Foto:Dua tersangka ini merupakan sebagai kurir berinisial MZ

PEKANBARU, (Portalriau.com ) - Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau, Senin (18/2/2019) berhasil meringkus dua tersangka narkoba sabu sebanyak 8 kg di Kabupaten Siak.

 

Adapun dua tersangka ini merupakan sebagai kurir berinisial MZ alias I (23) dan PS (26).

 

"Barang bukti 8 kg ini berasal dari Malaysia. Karena bungkusnya sama (merek teh cina-red). Selain sabu juga diamankan 2 unit Handphone Oppo dan Samsung serta 1 unit mobil Mazda," ungkap Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Hariono, Kamis (21/2/2019) pagi di kantor Dit Resnarkoba Polda Riau.

 

Data yang dirangkum dari Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, AKBP Andir S menjelaskan penangkapan berawal saat petugas menerima informasi dari masyarakat bahwa akan ada dilakukan transaksi narkoba jenis sabu di Kabupaten Bengkalis.

 

"Sebelum penangkapan ini (sabu-red), kita sudah terlebih dahulu melaku pemantauan. Tanggal 10 Februari kita sudah monitor akan adanya transaksi narkoba di Kabupaten Bengkalis," katanya.

 

Setelah melakukan monitoring, Andri berbunga melati dua ini melanjutkan petugas Dit Resnarkoba Polda Riau langsung turun gunung ke Kabupaten Bengkalis.

 

"Senin (18/2/2019) sekitar pukul 02.00 dinihari, kita langsung melakukan pembuntutan serta pengejaran terhadap tersangka," sambungnya.

 

Pada pukul 11.00 WIB, tepatnya di Jembatan Tengku Agung Sultan Latif, Kabupaten Siak tanpa mengulur waktu, petugas langsung melakukan penghadangan terhadap kendaraan tersangka.

 

"Setelah dihadang, kemudian kita amankan dua tersangka. Kemudian dijok belakang mobil tersangka, kita dapati barang bukti sabu ada dua tas," beber Andri lagi.

 

Terhadap dua tersangka, mereka di jerat Pasal 114 Jo 112 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

 

"Untuk upah mereka ini belum diberi. Tapi sudah dijanjikan akan diupah. Tapi nailainya belum tau. dari pengungkapan ini, kita berhasil menyelamatkan 40.000 ribu orang," tandasnya. (Rlis)