Wednesday, 02 May 2018 | 13:54:50 WIB | 209 Pembaca

Amril, Sudah teken tentang pemekaran

Politik

Foto:Saat cuti Amril Mukminin, kepada masyarakat Pinggir dan masyarakat Mandau



MANDAU (Portalriau.com ) – Suara gemuruh tepuk tangan dan teriakan ayo lanjutkan menggema di gedung Olahraga, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Rabu (2/5/2018) malam.


“Ayo lanjutkan, Andi Rachman-Suyatno, menang, menang, menang, menang, yes,” teriak 700 masyarakat pinggir.


Kehadiran calon Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, disambut antusias masyarakat yang memadati gedung olahraga bulutangkis di Desa Pinggir, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis. Selain mengelukan Gubernur Riau non aktif ini, masyarakat Pinggir juga mengelukan Bupati Bengkalis Amril Mukminin.


Dalam arahannya Amril Mukminin, kepada masyarakat Pinggir khususnya dan masyarakat Mandau dan Duri umumnya, untuk tidak terkecoh dan dibohongi oleh pasangan calon gubernur lainnya. 


“Saya sudah meneken pemekaran tiga bulan setelah saya dilantik dulu. Dan sudah diajukan ke pemerintah pusat, sekarang ini pemekaran moratorium. Jadi bohong kalau ada yang menjanjikan pemekaran,” kata Amril Mukminin, yang disambut tepuk tangan gemuruh masyarakat.


“Soal RTRW yang mau diselesaikannya, itu sudah di selesaikan pak Andi Rachman, gubernur kita sekarang,” tegas Amril Mukminin.


Hal yang sama juga disampaikan oleh tokoh masyarakat Pinggir, Azmi. Ia selalu mendengar ada hasutan calon lain kepada masyarakat Mandau. Menurutnya masyarakat Pinggir sudah cerdas dalam memilih pemimpin yang tidak suka berbohong.


Sementara itu, calon Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, menjelaskan bahwa untuk pemekaran Mandau ataupun menjadikan Duri menjadi kota sendiri  sudah diajukan. Bahkan ketika dirinya bersama gubernur yang lalu, Anas Makmun telah menyepakati pemekaran.


“Pemekaran sudah disampaikan. Sekarang ini tinggal menunggu pencabutan moratorium. Pemekaran ini penting agar masyarakat dapat pelayanan yang lebih baik. Dan itu sudah kita lakukan, tidak lagi berjanji-janji,” kata Andi Rachman. (rls)