Thursday, 17 May 2018 | 09:44:44 WIB | 140 Pembaca

"Bupati Bengkalis Amril Mukminin, Beserta rombongan melaksanakan Safari Ramadhan pertama di Arafah

Ramadhan

Foto:Amril Mukminin saat tausiah di tepian jamaah Duri

Duri (Portalriau.com) – Bupati Bengkalis Amril Mukminin beserta rombongan melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan pertama Pemerintah Kabupaten Bengkalis beserta sekaligus Menghadiri Acara Tausiyah Sempena menyambut Bulan Suci Ramadhan Bersama Al Ustadz H.M. Gohan Matondang, S.Pd.I di Masjid Besar Arafah Duri.

 

Tampak ribuan umat Islam yang ada di Kota Minyak dengan hikmad mengikuti acara Tausiah sempena menyambut Bulan Suci Ramadhan 1439 H sekaligus Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Bengkalis yang pertama kali di Masjid Besar Arafah Duri.

 

Ketua Pengurus Masjid Besar Arafah Duri Ridwan Yazid mengatakan Kami atas nama pengurus Masjid Besar Arafah selama ini mengungkapkan mohon maaf lahir dan batin beserta selamat menyambut Bulan Suci Ramadhan bagi seluruh umat Islam yang ada di Kecamatan Mandau,” kata Ketua Pengurus Masjid Besar Arafah Duri Ridwan Yazid Kamis (17/5/18) dalam sambutannya yang dikutip pantauriau.com.

 

“Kami juga mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Bengkalis yang telah membantu untuk karpet masjid Arafah Duri ini dan saat ini karpet tersebut belum bisa kami pasang mungkin setelah lebaran karpet tersebut baru bisa kami pasang di Masjid Besar Arafah Duri ini,” terangnya.

 

Sementara itu Bupati Bengkalis Amril Mukminin mengatakan Alhamdulillah Kementerian Agama Indonesia pada hari Selasa Tanggal 15 Mei 2018 kemarin telah menetapkan 1 Ramdhan pada Hari Kamis 17 Mei 2018 kami atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis mengucapkan Selamat menyambut Bulan Suci Ramadhan 1439 H kepada seluruh masyarakat yang ada di Negeri Junjungan dan semoga segala amal ibadah kita selama melaksanakan Ibadah Puasa dapat diterima oleh Allah Subhana wa'atala,” ujarnya.

 

“Sebelum menjalankan ibadah puasa, kita mesti saling memaafkan untuk membersihkan jiwa dari segala dosa yang terjadi akibat adanya kesalahan dan kekhilafan sepanjang saling berinteraksi sebagai sesama hamba Allah SWT,” tuturnya.

 

Kemudian, benar-benar mempersiapkan diri secara maksimal. Meluruskan dan menguatkan niat untuk memanfaatkan bulan Ramadhan 1439 H ini, agar lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

 

“Mari kita tinggalkan semua perbuatan dan hal-hal yang bisa membuat kita berdosa di hadapan Allah SWT,” ajaknya.

 

Bupati Amril juga mengajak umat Islam di daerah ini untuk menguatkan niat guna melaksanakan ibadah zakat fitrah serta menuntaskan pembayaran zakat mal, agar rangkaian ibadah wajib bisa terlaksana dengan lengkap dan paripurna.

 

“Mari kita tingkatkan aktivitas sosial dengan menyantuni anak yatim, fakir miskin dan kaum dhuafa, serta terlibat aktif dalam kegiatan mensyiarkan agama Islam di bulan suci Ramadhan,” ajaknya lagi.

 

Kepada generasi muda Islam di daerah ini, dia mengimbau agar tidak menyia-nyiakan kesempatan Ramadhan 1439 H dengan melakukan perbuatan yang tak bermanfaat dan mencelakakan diri sendiri dan orang lain.

 

“Hindari hal-hal yang bisa merusak iman dan menghancurkan persatuan. Mari kita makmurkan masjid dan tempat-tempat ibadah dengan berbagai kegiatan, baik ibadah fardhu berjamaah dan ibadah-badah sunnah lainnya,” pesannya.

 

Di bagian lain, Bupati Amril juga berpesan agar ibadah puasa jangan dijadikan alasan mengurangi kinerja karena rasa lapar dan dahaga. Tapi jadikanlah ibadah puasa sebagai dorongan untuk meningkatkan produktivitas.

 

“Karena setiap amal baik yang kita laksanakan pada bulan suci Ramadhan dinyatakan sebagai ibadah yang mendapat pahala besar di sisi Allah SWT,” ujarnya, mengingatkan.

 

Kepada para alim ulama, da’i, tokoh masyarakat, dan para pemuda, Bupati Amril juga berpesan agar menjaga kedamaian dan harmonisasi kehidupan masyarakat.

 

“Sampaikan pesan-pesan yang menyejukkan, menyentuh hati dan menghindari perbedaan pendapat dalam melaksanakan ibadah. Jaga kerukunan, sambil tetap waspada terhadap berbagai ancaman yang dapat mengganggu indahnya kebersamaan yang telah terbina baik selama ini,” pesanya.

 

Bupati Bengkalis Amril Mukminin juga menyampaikan belasungkawa atas Gugurnya salah satu Personil dari Polda Riau Iptu. H. Auzar Sekitar pukul 09.00 WIB pagi tadi, Rabu, 16 Mei 2018, terjadi aksi penyerangan di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

 

“Mari sama-sama kita doakan, semoga alhmarhum berpulang ke rahmatullah dalam keadaan husnul khotimah. Dan meskipun pasti terasa berat, keluarga yang ditinggalkan tabah dan sabar dalam menerimaan cobaan dari Allah SWT ini,” ujar Bupati Amril.

 

Bupati Amril juga mengutuk keras aksi teror penyerangan Mapolda Riau tersebut. Menurutnya, apa yang dilakukan kawanan penyerang itu jelas tindakan biadab yang tidak bisa ditelorir.

 

"Kita mengutuk aksi teror seperti ini. Karena ini mengganggu ketentraman masyarakat. Apalagi jelang masuk bulan ramadhan," katanya.

 

Selain itu, dia juga berharap masyarakat di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan tetap tenang dalam menghadapi teror ini serta meningkatkan kewaspadaan dan keamanan di lingkunganya masing-masing.

 

“Mari kita bantu aparat. Berikan informasi apabila di lingkungan kita ada orang yang tidak kenal dan gerak-geriknya mencurigakan,” ujarnya.

 

Kemudian dan yang tak kalah pentingnya, Bupati Amril mengajak masyarakatnya supaya tidak menyebarkan luaskan informasi atau berita bohong atau hoax terkait aksi teror.

 

Pasalnya, jika berita hoax ini terus disebarkan maka akan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

 

“Jangan sebarkan informasi hoax, karena itu bisa menambah ketakutan masyarakat. Jangan mudah percaya dengan kabar yang beredar, apalagi kalau sumbernya tidak resmi,” tandasnya.***