Monday, 09 April 2018 | 08:35:12 WIB | 341 Pembaca

Ini jawaban Kapolsek Mandau, Terkait hilang ingatan Anak yang Sakit

Hukum dan Kriminal

Foto:Kapolsek Mandau Kompol Ricky Ricardo Sik (redaksi).

Mandau (Portalriau.com) Terkait dugaan dibebaskannya 1 dari 5 tersangka pengedar dan pemakai sabu di Jalan Pelita Duri ini, Kapolsek Mandau, Kompol Ricky Ricardo Sik, ketika di konfirmasi melalui Wa Redaksi portalriau.com memberikan keterangan.


"masalah hilang ingatan gak perlu dijawab", ungkap Kapolsek Ricky Ricardo Sik "


" ini jawaban Kapolsek Mandau sesuai aturan yang lepaskan" , Bukan dilepaskan,sdr P bukan dilepaskan melainkan kita ajukan untuk direhabilitasi dan kita limpahkan ke BNP RIAU,karena sdr P tidak terkait dengan perkara pada saat itu. memang kita bawa ke polsek karena pada saat penangkpan hari itu sdr P ini berada di teras tempat penggerebekan.


Pada saat kita cek urin memang hasilnya positif metampetamin namun dari hasil pengakuan yg bersangkutan dia tidak menggunakan sabu dengan tersangka yang pada saat itu kita grebek di tkp.


Namun sdr P memakai sudah 3 hari sebelum terjadi penangkapan dan juga sudah kita pertanyakan juga terhadap tersangka yg lain memang untuk sdr P dia tidak terlibat dengan kepemilikan narkoba jenis sabu2 itu karena memang sdr P ini baru saja tiba ditkp.


Tak lama kemudian tim opsnal polsek mandau langsung melakukan penggerebekan. Oleh karena itu dari hasil gelar perkara terhadap seseorang yang kita amankan an sdr P kita simpulkan untuk diajukan rehabilitasi ke BNP RIAU dengan nmr pelimpahan B/312/IV/2018/RESKRIM tanggal 3 april 2018.


Selanjutnya BNP RIAUlah yang bertanggung jawab atas orang tersebut. Dan langkah tersebut sudah di atur di undang undang no 35 tahun 2009. 


"Jadi rekan - rekan perlu kita sampaikan tidak ada istilah dilepaskan. dan saran kami apabila ada hal yg kurang berkenan didalam hati keluarga tsk tolong langsung mengkonfirmasikannya ke pihak polsek mandau agar tidak terjadi rumor yang meresahkan masyarakat banyak". ujar Kapolsek Mandau Kompol Ricky Ricardo Sik (redaksi).