Populer
Friday, 13 April 2018 | 17:04:32 WIB | 88 Pembaca

Musyawarah Lanjutan Warga RW 04 Titian Antui, Hasilkan Angkat Kaki Pengusaha Hiburan Pasar Malam

peristiwa

Foto:

 

Pinggir (Portalriau.com) - Terkait penolakan warga terhadap hiburan pasar malam baru-baru ini, kembali musyawarah lanjutan dilakukan oleh warga RW 04, di rumah Ketua RW 04 Mukhib Asnawi, Kelurahan Titian Antui, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Rabu (11/04/18).


Musyawarah dihadiri oleh RT 03 Prohim, RT 04 Heri Sutrisno, tokoh masyarakat Eko, dr.Amri, Toto Sujarwo, Ketua pemuda setempat Jhoneri, Ketua Koni Kecamatan Pinggir Rewinsus Nainggolan, para kaum ibu dan kaum bapak lainya.


Hasil musyawarah itu, tetap menolak kehadiran hiburan pasar malam dilingkungan RW 04, tepatnya dilapangan Putsal Suriname, terhitung mulai Kamis (12/04/18) semua peralatan/barang, mesin dan lainya yang berhubungan dengan kegiatan hiburan pasar malam, harus dibongkar dan dibawa oleh pemilik/pengusahanya.


Didalam musyawarah itu, terjadi dialog yang alot dan menegangkan urat saraf sampai berlarut-larut memakan waktu yang panjang.Hingga dengan adanya sosok Rewinsus Nainggolan untuk menengahi antara pihak RT, RW dan tokoh masyarakat, terjadilah kesepakatan bersama yang tertuang dalam keputusan hasil musyawarah tersebut.


Rewinsus Nainggolan, pada kesempatan itu berjanji kepada semua yang hadir untuk membantu dana kas LSD (Lembaga Sosial Desa) dilingkungan RW 04, Kelurahan Titian Antui.


" Saya bantu Rp.5 juta untuk dana kas LSD, supaya dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya," sebut Rewinsus, dan disambut tepuk tangan hadirin.


Kemudian dr.Amripun mewakili tokoh masyarakat dan warga RW 04 sangat gembira atas pernyataan Ketua Koni Pinggir tersebut," kami atas nama warga RW 04 mengucakpan terimakasih kepada bapak Rewinsus, yang mau membantu dana untuk LSD.Dan kepada pak RW lainkali tolong dikomunikasikan dulu kepada kami warganya sebelum memberikan ijin kepada pengusaha ataupun lainya yang ingin mengadakan keramaian dilingkungan kita, supaya jangan terjadi seperti ini," ujar Amri.


Pantauan Portalriau.com dilapangan Putsal Suriname, semua peralatan/barang dan mesin telah dibongkar dan dibawa oleh pengusaha/pemiliknya, sejak hari Kamis dan Jumat (13/04/18). (Henri/Ser)