Monday, 29 January 2018 | 17:52:11 WIB | 130 Pembaca

Rasikun Kades Petani Pertanyakan Kinerja Polsek Mandau

Hukum dan Kriminal

Foto:

 


Duri  - Portalriau.com.  Kepala Desa Petani Rasikun, mempertanyakan kinerja Polsek Mandau yang kurang sigap menanggapi laporan dari masyarakat.


Dimana seharusnya laporan masyarakat sudah sewajarnya langsung ditanggapi oleh pihak Polsek Mandau, apalagi dibarengi dengan laporan selaku Kepala Desa, pelaku harusnya sudah digelandang ke mapolsek Mandau.


Seperti halnya laporan atas nama Wahyu Pradana (17) yang beralamat Jl.Sosial Desa Petani, telah melaporkan kasus pengeroyokan yang dialaminya ke Polsek Mandau, pada 31 Desember 2017 No.LP/266/XII/2017/Riau/Bks/Sek-Mdu, diterima dan ditandatangani oleh Brigadir Ade Putra.


"Kejadian pengeroyokan itu, dilakukan sejumlah 8 orang di Jl.Rangau KM.07 Duri, pada tanggal 30 Desember 2017 sekitar pukul 21.30 WIB," sebut Rasikun pada Portal Riau.Com di ruang kerjanya, Kamis (25/01/18) sekitar pukul 15.00 WIB.


Wahyu Pradana, sambung Rasikun, selaku korban pengeroyokan sejumlah 8 orang, adalah merupakan anak kandungnya. Selaku pribadi dan selaku penjabat Kepala Desa, turut melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mandau, bahkan beberapa kali datang ke Polsek Mandau, untuk memfolow up mempertanyakan masalah laporan tersebut, tampaknya kinerja Polsek Mandau belum bisa menangkap para pelaku.


" Pelaku masih tampak berkeliaran, Saya merasa malu kepada masyarakat, karena selentingan sering saya dengar, "laporan pak kades saja tidak ditanggapi polisi, apalagi kita masyarakat awam," kata masyarakat.Jadi, saya sangat malu dalam hal ini," ungkap Rasikun.


Kejadian ini, sambungnya, bukan hanya sekali ini saja, sering terjadi, karena sering laporan dari masyarakat kepada saya, banyak beberapa kali terjadi insiden, modus pembegalan, perampasan.Korbannya masyarakat Desa Petani dan Desa Buluh Manis, sayangnya mereka tidak mau melaporkan ke polisi.


"Saya harap, pihak polisi segera mengambil tindakan yang konkrit, sampai tuntas menyelesaikan masalah ini, untuk menjaga hal-hal yang tak diinginkan terjadi dikemudian hari, yang akhirnya masyarakat banyak menjadi korban.Demikian pula yang disampaikan oleh beberapa masyarakat Desa Buluh Manis, ketika bertemu dengan saya, mereka juga mengungkapkan hal yang sama, kalau dikawasan Jl.Rangau KM.07 itu, rawan kejahatan, hal ini perlu ditanggapi oleh pihak Polsek Mandau dan Polres Bengkalis," tegas Rasikun.


Kapolsek Mandau Kompol Ricki Ricardo, SIK, ketika dikonfirmasi melalui nomor selulernya, tidak mau menjawab.Kemudian dicoba dihubungi lagi Jumat (26/01/18), nomor selulernya tidak aktif.(Ser).