Wednesday, 31 January 2018 | 19:52:37 WIB | 48 Pembaca

SMPN 04 Mandau Butuh Bangun Ulang 6 Lokal

Pendidikan

Foto:Kepala SMPN 04 Mandau H.Gusti, SS

 

Portal Riau Com (Duri) - Kepala SMPN 04 Mandau H.Gusti, SS, menjelaskan masalah bangunan gedung yang ada sekarang, ada yang harus diganti karena sudah mau roboh.Rencananya 6 lokal untuk belajar mengajar diharapkan dibangun ulang, karena sudah mau roboh,.

Selain itu, jalan masuk ke sekolah sudah rusak, musallah perlu diperbesar, WC hanya ada 4 perlu ditambah karena jumlah murid sekarang mencapai 945 orang, dan halaman sekolah perlu disemenisasi, karena kalau hujan turun, halaman jadi becek, apabila pas upacara bendera jadi terganggu, sepatu kena lumpur dan kotor, sehingga gerak langkah pengibar bendera juga terganggu atau lamban.

"Demikian dikatakan H.Gusti, SS kepada Portal Riau.Com, Rabu (31/01/18) sekitar pukul 14.30 WIB," ketika ditemui di ruang kerjanya.

Pada bulan Oktober lalu, sambung Gusti, dari kementerian pendidikan dan kebudayaan sudah datang mengecek keberadaan sekolah ini, direncanakan juga ruang UKS mau dipindahkan. Pak Edi Sakura juga sudah mengecek langsung kesini, dan dijanjikan tahun ini akan dibangun apa yang kurang," termasuk beberapa anggota DPRD Bengkalis, berjanji membantu agar terealisasi pembangunan yang sangat kami harapkan," ujarnya dan mengakui lupa nama dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tersebut.

"Saya juga sudah panggil pihak komite untuk mengecek bangunan yang mau roboh itu, dan sudah diusulkan ke musrenbang Kelurahan Gajah Sakti," sebutnya.

Lebihkanjut Gusti menjelaskan, kalau waktu masuk sekolah pukul 06.55 WIB, pulang pukul 15.00 WIB, atau sistem full day."Bimbel (bimbingan belajar) dilaksanakan pukul 13.30 sampai pukul15.00 WIB, yang diajarkan sesuai pelajaran UN (ujian nasional, red)," katanya.

Sekitar 4 bulan H.Gusti, SS menjabat di SMPN 04, berusaha pendidikan disekolah itu lebih baik lagi, termasuk kalau ada kakurangan akan diusahakan, dan dimohonkan juga perhatian pihak pemerintah dalam mengusahakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan, mengingat penerimaan murid baru sudah dekat, tinggal beberapa bulan lagi.

"Tahun 1997 saya mengabdi di SMPN 04 Kecamatan Pinggir (sekarang Kecamatan Talang Mandau, red) jauh dari keramaian dipeolsok desa, jabatan sebagai Wakil Kepala Sekolah dan tahun 2002 sebagai Kepala Sekolah sampai Agustus 2017, kira-kira 21 tahunlah saya mengabdi disana, dan WC disana sudah ada 7 dengan jumlah murid 450 orang.Jadi disekolah ini (SMPN 04 Pokok Jengkol Mandau) kurang bagus hanya memiliki 4 WC dengan jumlah murid hampir 1.000 orang," tutupnya (Ser).