Populer
Monday, 15 February 2016 | 10:24:19 WIB | 563 Pembaca

Plt Gubri Launching Samsat Online

Teknologi

Foto:Plt Gubri Launching Samsat Online

PEKANBARU - Terus menurunnya penerimaan dana perimbangan atau Dana Bagi Hasil (DBH) membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau harus memutar otak untuk menutupi kekurangan tersebut dengan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Untuk itu Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Riau menjadi salah satu instansi yang bertanggung jawab dalam hal ini. Perlahan-lahan, terobosan demi terobosan dilakukan guna mengatasi defisit DBH.
 
Pelaksana Tugas Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman menaruh harapan besar kepada Dispenda Riau melalui terobosan-terobosan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, seperti dengan diresmikannya samsat online. ‎''Program seperti seharusnya sudah lama dijalankan, tetapi karena DBH kita yang semakin turun, peningkatan PAD harus kita kuatkan. Program Dispenda Riau diharapkan memberikan efek besar terhadap peningkatan PAD kita," ujar Andi Rachman.
 Plt Gubernur Riau secara resmi me-launching Samsat Online, Samsat Keliling dan Penandatangan Prasasti 6 UPT Dispenda Riau di Jalan Gajahmada, Pekanbaru, Riau Minggu (14/2/2016).
 
‎ Kemudian memaksimalkan pelayanan di kabupaten/kota dengan mendirikan Kantor UPT Dispenda Riau. Setidaknya ada 6 UPT yang dibangun dan diresmikan. Diantaranya Rohul, Kepulauan Meranti, Duri, Siak Rengat dan Taluk Kuantan.
 
''Selain itukita juga menambah 6 UPT Dispenda Riau di kabupaten dan kota. UPT ini diharapkan untuk memaksimalkan pelayanan pajak di daerah," kata Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Riau, SF Hariyanto. ‎ 
 
Diikatakan Hariyanto, ada dua Kantor UPT Dispenda Riau lagi yang akan menyusul, yakni Kubang Pekanbaru dan Rohil. "Kita juga memaksimalkan pelayanan dengan membangun Samsat Online. Program pelayanan ini bisa diakses di seluruh kabupaten/kota. Sistem ini juga memudahkan pelanggan wajib pajak untuk membayar pajak secara online," tandas Hariyanto.(dpr/rls/van)