Tuesday, 25 December 2012 | 00:00:00 WIB | 1312 Pembaca

LAHAN TERLANTAR, PETANI MERANA

Ekonomi

Foto:

SIMPANG KANAN, PORTALRIAU.COM -  Puluhan hektar lahan pertanian di Labuhan Baru Dusun Ampean Rotan desa Kota Parit Kecamatan Simpang Kanan Kabupaten Rokan Hilir – Riau sudah puluhan tahun terendam air diakibatkan tidak adanya kanal pembuangan air menuju sungai alam sehingga lahan masyarakat tersebut menjadi telantar. Sahbudin Siregar ( 38 thn ) ketua RT Labuhan Baru mengharapkan perhatian Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melalui penghulu Kota Parit M. Efendi Ritonga agar memperhatikan keluhan masyarakat tersebut supaya masayrakat bisa berkebun, bercocok tanam agar dapat meningkatkan tarap hidup ekonomi masyarakat. Demikian disampaikan Sahbudin Siregar kepada Wartawan Portal Riau dilokasi lahan tersebut sabtu 22/06/2012.

Menanggapi permohonan masyarakat tersebut Ali Muda Ritonga ( 48 thn ) wakil ketua LPM Kota Parit sangat mendukung usulan masyarakat tersebut agar dimasukkan kedalam usulan musrembang. Dan harapan masyarakat tersebut jangan sampai tinggal mimpi, sindirnya kepada Wartawan Portal 23/06/2012.

Mmenurut Tomi Efo PPL Dinas Perkebunan Rokan Hilir di Kec. Simpang Kanan menyampaikan bahwa diperkirakan Dana APBN pada tahun ini untuk pembangunan Kanal air sepanjang ± 30 Km, jadi diharapkan kepada para penghulu untuk membuat sket / gambar saluran pembuangan air agar harapan masyarakat tersebut dapat tercapai untuk mengelolah tanahnya masing–masing. Demikian disampaikan Tomi Efo kepada KORAN PORTAL RIAU hari Sabtu 23/06/2012 di Bagan Batu. Dan bila hal tersebut tercapai jelasnya kami dari warga pemilik lahan disitu sangat gembira sekali kata Abdul Halim dari BPK Kep. Kota Parit. (Ismar Siregar)