Thursday, 08 February 2018 | 20:35:02 WIB | 201 Pembaca

I Wayan : Membuktikan Kebenaran Yang Hakiki Dari Hasil Uji Laboratorium Forensik

jakarta

Foto:

 

Jakarta, portal riau-. Sidang lanjutan kasus pemalsuan surat dengan terdakwa Richard Christoforus digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (06/02/2018).

Ketua Majelis Hakim Kartim Haeruddin menyatakan persidangan dimuka untuk umum, dengan agenda keterangan saksi ahli dari terdakwa.

Kartim mempersilahkan kuasa hukum untuk menghadirkan saksi ahli dari terdakwa, perintah Kartim.

Jawab Wayan Sudirta, didalam persidangan mengatakan mohon izin bahwa saksi ahli Prof. Romli Atmasasmita, tidak bisa hadir di persidangan jadi kami minta kepada majelis hakim untuk diizinkan membacakan keterangan tertulis dari saksi ahli.

Majelis Kartim, merespon permohonan kuasa hukum terdakwa tentang membacakan keterangan tertulis dari saksi ahli Prof. Romli Atmasasmita, namun menurut Majelis Hakim lebih baik
Keterangan tertulis dari Prof. Romli Atmasasmita dimasukkan bersamaan dengan pledoi, kemudian sebagai permohonan pada tanggal 22 Januari 2018, perihal permohonan penetapan untuk dilakukan Uji Laboratorium Forensik, majelis juga tidak akan memihak, Hak diberikan yang sama baik pada Jaksa Penuntut Umum maupun terdakwa dan kuasa hukumnya memperoleh yang sama dengan tujuan secara bersama-sama mencari kebenaran dan majelis akan membacakan dan mengabulkan dari penetapan Uji Laboratorium Forensik namun upaya untuk pencarian keberhasilannya majelis meyerahkan sebagai eksekutor kepada Jaksa Penuntut Umum karena penetapan ini yang menjalankan adalah jaksa diolah oleh jaksa meskipun dalam praktek dibantu oleh pihak terdakwa.

Setelah persidangan selesai Kuasa Hukum Richard, I Wayan Sudirta memberikan keterangan kepada portal riau terkait pembacaan sebuah penetapan hasil labkrim, majelis hakim menyerahkan sepenuhnya kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU),.

Menurut Wayan yang bisa kita komentari adalah sebatas yang diucapkan dan ditetapkan Majelis Hakim bahwa hari ini ada kemajuan luar biasa. Hasil Laboratorium Forensik itu harus ditunjukkan dipersidangan dan sifat penetapan ini berupa perintah yang mengikat, penetapan ini mengikat inperaktif sifatnya. Jadi Jaksa harus membawa Laboratorium Forensik itu, hasilnya nanti kita lihat bersama-sama.

Tentang hasilnya kita belum bisa bicara sekarang, kita tentu tidak boleh mendahului, kita tidak boleh menerka-nerka apa hasil Laboratorium Forensik ini, Tapi hasil Laboratorium Forensik penting untuk menunjukkan, membuktikan kebenaran yang hakiki itu bisa digali dalam persidangan, ucap Wayan.

"Wayan yakin dengan hasil Laboratorium Forensik ini, kebenaran yang hakiki itu akan ditemukan". Tegas Wayan.

Lanjut Wayan, nanti kita lihat sidang berikutnya tanpa mendahului apa yang menjadi hasil labkrim, mari kita sabar menunggu apa yang menjadi sikap dan keyakinan majelis hakim setelah hasil Laboratorium Forensik itu ada.

Hasil Laboratorium Forensik ini harus hadir dan dibawa karena ini berupa penetapan yang mengikat seperti kata majelis hakim, ketika ada saksi-saksi yang menurut majelis hakim penting dihadirkan seperti saksi I Made Daging dan saksi Justiman Sidik, dengan perintah paksapun dilakukan juga oleh majelis hakim karena permintaan pihak Jaksa Penuntut Umum, kini giliran Jaksa juga diperintahkan majelis hakim membawa informasi labkrim yang menurut penjelasan majelis biar seimbang, biar adil, biar pembuktian masing-masing pihak ini bisa menunjukkan kebenaran yang hakiki dengan cara memberikan keleluasaan yang memadai, ucap Wayan.

Sekarang bagaimana Jaksa Penuntut Umum(JPU) menghadirkan itu (labkrim) mau tidak mau dan wajib sifatnya itu harus disampaikan ke persidangan nanti, karena akan nuansanya berbeda setelah ditunjukkan hasil Laboratorium Forensik itu dan dilanjutkan oleh pemeriksaan saudara Richard jadi suasana akan berbeda, kalau memang nanti terbukti hasil labkrim itu menunjuk apa, siapa yang menjadi direktur pada waktu itu, pernyataan pada waktu itu sudah dibuat oleh masing-masing tinggal tandatangannya diselidiki di Laboratorium Forensik.

Tapi kami memperoleh keyaninan bahwa dengan penetapan ini, Richard akan memperoleh keadilan karena akan ada yang signifikan kemana arah perkara ini akan bermuara, tutup Wayan.

~ Erwin /JRB/JT)