Friday, 22 November 2019 | 07:08:12 WIB | 594 Pembaca

Driver Ojol Gojek Ikuti Sosialisasi Dari BPJS Ketenagakerjaan Duri

Kec.Mandau

Foto:

DURI  – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Duri yang dulunya bernama Jamsostek, Rabu (20/11/19) sore memberikan sosialisasi tentang manfaat program jaminan kecelakaan kerja kepada driver ojol (ojek online) Gojek yang beroperasi di wilayah Duri dan sekitarnya. Sosialisasi ini juga bentuk upaya BPJS Ketenagakerjaan Cabang Duri memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

 

Sosialisasi dilaksanakan di halaman belakang Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Duri, Jalan Jawa. Sekitar 20-an driver ojol Gojek mengikuti dan mendengarkan pemaparan yang disampaikan karyawan BPJS Ketenagakerjaan terkait program perlindungan antara lain kecelakaan kerja dan kematian, berikut manfaat yang didapatkan peserta.

 

“ Driver ojol pekerjaannya sangat beresiko pada kecelakaan kerja dan kematian. Karena aktifitas mereka selalu berada di jalan raya bolak balik mengantar konsumen dan juga makanan. Untuk itu mereka perlu mendapatkan jaminan perlindungan kecelakaan, yang dalam hal ini dari BPJS Ketenagakerjaan yang sekarang juga sering kita sebut BPJAMSOSTEK, untuk membedakannya dengan BPJS yang satunya lagi,’’ ujar Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Duri, Fakhrul Mukhlis, Kamis (21/11/19).

 

Fakhrul Mukhlis menjelaskan, dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, driver ojol Gojek tidak perlu merasa was-was dalam menjalani pekerjaannya. Sebab, sudah ada jaminan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan program yang diikuti. “ Dengan membayar iuran Rp. 16.800 perbulan driver ojol sudah mendapatkan perlindungan jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JK),’’  tuturnya.

 

Bagi driver ojol yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan mereka akan masuk dalam kategori bukan penerima upah (BPU). Pembayaran iuran bisa langsung ke kantor di Jalan Jawa atau melalui ATM. “ Harapan kita semua driver ojol masuk jadi peserta. Mereka inilah yang sebenarnya prioritas utama karena pekerjaannya yang beresiko tinggi di jalan raya,’’  ulas Fakhrul Mukhlis.

 

Kendati  tidak semua driver ojol Gojek yang hadir saat penyampaikan sosialisasi, Fakhrul berharap bagi yang sudah mendaftar sebagai peserta dapat menyampaikan informasi yang didapatkan ketika sosialisasi kepada rekan-rekan yang berhalangan. “ Jumlah mereka ini ratusan orang, namun yang bisa hadir tidak banyak. Semoga pesan ini dapat disampaikan ke seluruh driver ojol karena manfaatnya sangat luar biasa bagi mereka,’’  pungkas Fakhrul.(*)