Thursday, 12 July 2018 | 20:57:20 WIB | 165 Pembaca

Disbun Kampar Mediasi Konflik Desa Birandang Dengan PT.SPS

peristiwa

Foto:

 

Kampar,portalriau.com - Terkait persoalan Sangketa lahan antara PT Surya Palma Sejahtera (SPS) dengan Kelompok Tani Masyarakat Desa Pulau Birandang (KTMDPB) yang berlokasi di Desa pulau Birandang, Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar, mengundang warga Desa Pulau Birandang, Kecamatan Kampa, guna melakukan mediasi dan koordinasi, di Kantor Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar, Kamis siang (12/07/2018).

 

Dalam acara Koordinasi dan Mediasi antara masyarakat kelompok Tani masyarakat Desa Pulau Birandang (KTMDPB) dengan Kepala Dinas Perkebunan dan Kesehatan Hewan tersebut didapati beberapa kesepakatan diantaranya, masyarakat Desa Pulau Birandang/ kelompok Tani sepakat akan menyerahkan dokumen-dokumen terkait dengan kelompok dan legalitas kepemilikan lahan yang dipermasalahkan pada hari Jumat 13 Juli 2018 besok.

 

Bengitu juga dengan Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ir H Bustan, berjaji akan meminta legalitas kepemilikan PT Surya Palma Sejahtera (SPS) dan akan meng-cofy data tersebut serta memperlihatkan kepada kelompok Tani Desa Pulau Birandang.

 

Pada kesepakatan itu juga, Bustan menyampaikan bahwa akan di tetapkan nama-nama perwakilan dari masyarakat/kelompok Tani sebanyak 5 Orang untuk penyelesaian permasalahan yang akan diserahkan pada tanggal 13 Juli 2018 memdatang.

 

“Kita akan tetapkan nama-nama masyarakat/kelompok Tani sebanyak 5 orang untuk penyelesaian yang akan kita serahkan besok,” Ujar Bustan.

 

Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kampar itu menegaskan agar persoalan sengketa lahan antara masayarakat Desa Pulau Birandang dengan PT SPS ini akan diselesaikan dengan secepatnya.

 

Hasil Kesepakatan, dan kepurusan dalam rapat tersebut dan notulen rapat, di tanda tanggani oleh Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ir H Bustan, staf Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan serta lima orang dari perwakilan masyarakat/kelompok tani yakni, Ketua Kelompok Tani KMDPB, Salijus, Ketua Pemuda Desa Pulau Birandang, Hadi Al Muhajir, Ninik mamak Nurdin, Tokoh Masyarakat, M Rais, Ketua BPD Desa Pulau Birandang, Jalimis dan Tokoh Pemuda Rahmat Yani.

 

Terpisah, salah seorang perwakilan masyarakat, Rahmat Yani, Meminta kepada pihak pemerintah agar serius dalam persoalan sengketa lahan antara PT SPS dengan masyarakat/Kelompok Tani Desa Pulau Birandang.

 

“Kita meminta kepada pihak Pemkab Kampar agar lebih serius, supaya masyarakat mendapatkan sebuah keadilan,” kata Rahmat Yani, usai melakukan pertemuan dengan Dinas Perkebunan Kampar.

 

“Sebab persoalan sengketa ini bukan persoalan baru, tetapi sudah bertahun-tahun dan berlarut-larut tanpa ada kepastian yang Kongkrit yang didapatkan masyarakat,” tukas Tokoh Pemuda Desa Pulau Birandang kepada Wartawan.(Dpr/Edi)