Wednesday, 11 July 2018 | 22:50:12 WIB | 120 Pembaca

Harga Karet Terus Menurun,Petani Karet di Kampar Mengeluh

pertanian

Foto:

 

Kampar,portalriau.com -para petani karet biasanya setiap hari rabu bertempat di Desa pulau sarak menjual karetnya ,Saat ini petani karet banyak yang menggeluh karena harga karet yang saat ini tidak memadai.

 

Pada umumnya harga kebutuhan rumah tangga melonjak,seperti bahan dapur (sembako) dan ditambah pada saat ini anak-anak masuk sekolah.

 

Saat dikonfirmasi wartawan rabu siang 11/07/18 Ketua KUB karet mandiri/kelompok usaha bersama Desa pulau sarak/SAM A.menyampaikan bahwa saat ini harga karet turun,"kami selaku ketua KUB,tidak bisa berbuat banyak,kami hanya bisa membantu bagaimana harga karet bisa di naikkan agar petani karet tidak terlalu susah dan hendaknya harga karet lebih memuaskan"ujarnya

 

Lanjut nya,sampai saat ini harga karet berkisar Rp 6000 (enam ribu),kami pun tidak bisa berbuat banyak hanya kita berdo`a agar Pemerintah bisa memperhatikan dan bisa mencari solusi agar harga karet bisa lebih maksimal lagi supaya masyarakat lebih puas untuk mendapatkan hasilnya.

 

" saat ini harga karet enam ribu rupiah,kalau dibanding dengan kebutuhan rumah tangga saat ini mamang tidak cukup"

 

Disaat itu saat di minta keterangan pada salah seorang petani karet parno mengungkapkan keluh kesahnya," bagaimana lagi kami pak kok harga karet bisa anjlok begini,kebutuhan rumah tangga saja gak cukup apalagi anak anak mau masuk sekolah, tutur parno dengan sedih" ujar parno salah satu petani sawit

 

saat ini harga karet lanjut parno, hanya enam ribu rupiah ,kalau dibanding dengan kebutuhan rumah tangga saat ini mamang tidak cukup,dan beberapa bulan yang lewat hingga saat ini harga karet terus turun harga,sampai kapan petani karet merasakan kegalisahan ini.tutupnya(Dpr/Edi)