Thursday, 19 July 2018 | 09:53:03 WIB | 71 Pembaca

Acara Pertemuan Penyuluh Pertanian Perhiptani se-Kabupaten Serdang Bedagai

Sumatra Utara

Foto:

 


Sergai,portalriau.com
Di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Serdang Bedagai Desa Sei Rejo Kecamatan Sei Rampah. Kamis 19 Juli 2018.


Hadir dalam acara : Bupati Serdang Bedagai Ir H Soekirman,  Kepala Dinas Pertanian Sergai Radianto Panjis,  Manajer PT. Socfindo Mata Pao,  Manajer PT. Indah Poncan,  puluhan Penyuluh Pertanian  Perhiptani se-Sergai.


Sambutan Bupati Serdang Bedagai Ir H Soekirman yang juga sebagai Ketua Perhiptani Sumatra Utara  : nenyampaikan bahwa selama tahun 2018 ini baru pertama kalinya kita bertatap muka dan berkumpul,  untuk itu hari ini tak akan kita siasaikan begitu saja.  Dengan jumlah Penyuluh Pertanian di Serdang Bedagai yang mencapai 131 Orang yang terbagi dalam 24 Orang Penyuluh PNS,  20 Orang Penyuluh CPNS.


Selanjutnya  79 Orang Penyuluh Tenaga Harian Lepas- Tenaga Bantu (THL-TB) yang bersumber dari Kementrian Pertanian dan 8 Orang Penyuluh Outsourcing yang bersumber dari Provinsi Sumatera Utara, para penyuluh ini tersebar di 6 Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) yang menaungi 243 Desa/Kelurahan di Kabupaten Serdang Bedagai.


Dalam rangka membangun sumber daya manuaia Pertanian yang berkualitas dan handal,  di perlukan penyuluh pertanian yang Provesional,  Kreatif,  Inovasi dan berwawasan Global dalam penyelenggaraan penyuluhan yang produktif,  efektif dan efisien.


Dalam hal serupa penyuluh pertanian di tuntut untuk menerapkan 3K dalam tugas Penyuluhan,  yang pertama
Kebijakan atau   rangkaian konsep dan asas yang menjadi pedoman dan dasar rencana dalam pelaksanaan suatu pekerjaan, kepemimpinan, dan cara bertindak.


Selanjutnya yang kedua Kelembagaan,  merupakan tempat berkumpul dalam sebuah organisasi formal maupun non formal, dan yang ketiga Kebersamaan,  merupakan hal penting sebab ada unsur komunikasi,  gotong royong politik dan sebagainya,  tanpa adanya kebersamaan maka tujuan kita tak akan dapat di gapai dengan mudah.


Pada saat ini,  penyuluh pertanian juga berfungsi sebagai Agen perubahan yang mampu mengubah petani dari yang tidak mau menjadi mau sehingga segalah informasi pertanian yang dapat merubah usaha tani dapat di terima dengan baik, sebab semua itu mendukung swasembada pangan di Serdang Bedagai.


Serdang Bedagai sedang menggalakan pertanian Organik sebab dalam pertanian Organik mengandalkan sistem  budidaya pertanian alami tanpa bahan kimia. Pengolahan pertanian organik didasarkan pada prinsipkesehatan,  ekologi,  keadilan dan perlindungan.


Pertanian organik juga harus memperhatikan keadilan antarmanusia maupun dengan makhluk hidup lain dilingkungan,  untuk mencapai pertanian organik yang baik perlu dilakukan pengelolaan yang berhati-hati dan bertanggungjawab melindungi kesehatan dan kesejahteraan manusia baik masa kini maupun pada masa depan.


Kita  harus bangga menjadi perhiptani dan kita harus bangga memakai pakaian perhiptani.
Laporan Kepala Dinas Pertanian Radianto Panjis :Kegiatan ini dilakukan untuk menjalin silaturahim para penyulu pertanian di kabupaten Serdang Bedagai dengan Bupati Sergai
Melaporkan hasil kegiatan yang dimana sebelumnya Bupati mengharapkan pendapatan petani harus meningkat melalui agribisnis dan dengan mengembangkan pertanian organik.


Diharalkan nantinya disetiap Kecamatan di Kabulaten Sergai ini memiliki penangkaran beni unggul dan memiliki produk pertanian unggulan,Guna meningkatkan produk pertanian organik telah di sediakan lahan percobaan seluas 2 Ha untuk agribisnis holtikultura(ks)