Sunday, 11 March 2018 | 23:47:47 WIB | 134 Pembaca

Bupati Sergai Tutup Pelatihan Pendampingan Akreditasi Puskesmas se-Sergai Tahun 2018

Sumatra Utara

Foto:


 
Sei Rampah,Portalriau.com
Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman, Sabtu (10/3 menutup kegiatan Pelatihan Pendampingan Akreditasi Puskesmas se-Sergai Tahun 2018 bertempat di Gedung UPT Pelkes Sumut Medan.
Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala UPT Pelkes Sumut Dr. Achmad Rifai, SKM, MM, Kadis Kesehatan Sergai, Surveyor Akreditasi Nasional yang berasal dari Surveyor Nasional, Widiaswara UPT Pelkes Provsu, Dinkes Provinsi Sumbar, Dinkes Asahan, serta peserta yang merupakan Kepala Puskesmas se-Kabupaten Sergai.
Saat menutup kegiatan Bupati Sergai Ir. H. Soekirman menyambut baik terlaksananya kegiatan ini sebagai wujud komitmen tiada hari tanpa belajar, tiada hari tanpa kegiatan yang kita lakukan saat ini. Harapannya adalah bagaimana visi unggul, Inovatif dan Berkelanjutan dapat diwujudkan, bukan hanya visi saja.


Lebih lanjut disampaikan Bupati bahwa akreditasi adalah pengakuan eksternal yang diberikan oleh lembaga independen terhadap Puskesmas yang mampu memberikan pelayanan bermutu kepada masyarakat dengan memenuhi syarat-syarat tertentu. Misalnya tentang pola masyarakat saat setiap orang sakit lebih sering disarankan berobat ke luar negeri seperti ke Penang  ketimbang berobat di dalam negeri. Sementara sebenarnya standar kesehatan di luar negeri setidaknya sama dengan dalam negeri, yang membedakan hanyalah pengakuan eksternal seperti halnya Akreditasi, kata Bupati.


Mari rebut pengakuan eksternal tersebut khususnya masyarakat Sergai, dan kegiatan ini menjadi titik balik agar mengubah paradigma masyarakat yang biasanya menyarankan orang untuk berobat ke Penang menjadi menyarankan berobat ke Puskesmas Tanjung Beringin," ajak Bupati yang disambut tepuk tangan riuh dari peserta.
Bupati yakin dengan kebersamaan dan kemauan belajar dari kita semua guna membangun mainset awal yang kuat dan kokoh untuk menjadi tenaga kesehatan yang profesional dan terakreditasi agar mendapatkan pengakuan dari masyarakat. Oleh karenanya saya meminta kepada para Kepala Puskesmas tingkatkan semangat juang (fighting spirit), juga keikhlasan agar bekerja tidak merasa tertekan dan menjalaninya dengan senang dan ikhlas hati, pungkasnya.


Sebelumnya Kadis Kesehatan Sergai menyampaikan Kegiatan pelatihan Akreditasi Puskesmas ini dilaksanakan selama 7 (tujuh) hari mulai tanggal 4 s/d 10 Maret 2017.
Tujuan kegiatan adalah meningkatkan mutu layanan dan keselamatan pasien  untuk bisa membuat layanan bermutu pada Puskesmas melalui berbagai proses untuk memenuhi standar mutu layanan. Berkaitan dengan itu diadakanlah pelatihan pendampingan akreditasi bagi 14 Puskesmas yg akan disurvey oleh surveyor akreditasi nasional.
Dinkes Sergai telah melakukan pelatihan pendampingan pada 14 Puskesmas yg belum terakreditasi dari 20 puskesmas, 6 puskesmas dari antaranya telah di survey pada tahun 2017 dan 4 puskesmas telah mendapat pengakuan dari penyelenggara akreditasi FKTP dengan kategori Madya yaitu Puskesmas Dolok Merawan, Puskesmas Tanjung Beringin, Puskesmas Sei Rampah dan Puskesmas Pantai Cermin sedangkan Puskesmas Plus Perbaungan dan Puskesmas Desa PON masih menunggu hasil supervisi team surveyor akreditasi FKTP Kemenkes RI, ujarnya.


Sementara itu dr. Prima Noveli, MM perwakilan Fasiliator yang berasal dari Provinsi Sumbar Mengungkapkan target Sergai adalah mencapai seluruh Puskesmas Paripurna. Pengakuan tersebut artinya Puskesmas di Sergai nantinya telah mampu memberikan pelayanan kesehatan masyarakat secara baik. " Kami sangat mengapresiasi target tersebut, dan dipesankan kepada tenaga Kesehatan untuk selalu bekerja keras serta mengikuti petunjuk dari pelatihan yang telah diterima agar hasilnya sesuai harapan," paparnya.


Sedangkan Kepala UPT Pelkes Sumut Dr. Achmad Rifai, SKM, MM Mengungkapkan rasa kebanggaan dan penghargaan atas ditunjuknya Bapelkes dalam pelaksanaan kegiatan ini, sebagai bukti peran UPT Pelkes Sumut semakin strategis terutama dalam peningkatan mutu kesehatan masyarakat.
Indikator peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan di Sergai diyakini akan semakin cepat tercapai seiring dengan besarnya dukungan Kepala Daerah serta tenaga pendukung dari Dinas Kesehatan yang solid, kompak dan prima.


Apabila Kepala Puskesmas telah terakreditasi semua, maka akan terwujud pelayanan kesehatan yang profesional dan bermutu standar nasional. Selain itu, dalam rangka mendukung pelayanan kesehatan yang prima tersebut, saya himbau agar kita bangun sistem SDM kita upgrade serta standar kualitas alat kesehatan yang harus diperhatikan dan diutamakan, kata Achmad Rifai.


Acara diisi Dengan Penandatanganan Penggalangan Komitmen dalam rangka peningkatan dan mutu Puskesmas di Kabupaten Sergai serta penyerahan piagam dan trophy kepada Juara masing-masing Kelompok Kerja (Pokja) Pelatihan Pendampingan Akreditasi Puskesmas.(ks)