Monday, 14 May 2018 | 00:26:39 WIB | 75 Pembaca

Bupati Soekirman Buka Pembinaan Amil Zakat se-Sergai di Aula Sultan Serdang

Sumatra Utara

Foto:

 

Sergai portalriau.com/sumatra,utara.
Bupati Sergai Ir. H. Soekirman, Ketua DPRD H. Syahlan Siregar, ST, Wabup Darma Wijaya, Wakapolres Sergai Kompol Edi Bona Sinaga, Ketua MUI H. Lukman Yahya, Ketua BAZNAS Drs. H. Hasful Huznain, SH, Kabag Kesra Sudarno, S.Sos, perwakilan OPD, Pengurus MUI dan BAZNAS Kecamatan se-Sergai serta para undangan.

 

H. Ibrahim Khalil, S.PdI selaku Ketua Panitia menyampaikan laporan :
Kegiatan yang dilaksanakan oleh MUI bekerjasama dengan BAZNAS Kabupaten Sergai ini Kegiatan ini diikuti oleh 130 orang peserta yang terdiri dari unsur pengurus MUI dan BAZNAS Kabupaten/Kecamatan se-Sergai.

 

Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan ilmu kepada pengurus BAZNAS mengingat potensi zakat kita sangat besar, agar dapat digali dengan maksimal untuk dimanfaatkan dengan baik.
BAZNAS dan MUI berkomitmen untuk membantu anak usia sekolah terutama yang yatim, piatu maupun dari keluarga tidak mampu agar tidak mengalami putus sekolah. Hal ini tentunya butuh bantuan dan dukungan dari pemerintah daerah.

 

Ketua MUI H. Lukman Yahya dalam sambutannya Menyampaikan hari ini kita mencoba mengadakan pelatihan bimbingan Amil Zakat dimana selama ini zakat tidak berjalan dengan baik karena faham-faham dari luar yang mengakibatkan pemahaman zakat itu tidak wajib. Banyak masyarakat yang tidak mengetahui apa dan kapan harta yang dimiliki harus dikeluarkan zakatnya.

 

Selayaknya hasil BAZNAS ini disalurkan melalui bidang pendidikan, karena jika pada bidang pendidikan ini telah ditangani dengan baik, maka masalah kemiskinan akan dapat ditanggulangi.MUI mengapresiasi dan mengucapkan terima atas kehadiran pada undangan sekalian sebagai bentuk komitmen para Amil Zakat memberikan pelayanan terbaik bagi umat. Mari kita melalui segala jalan untuk menjaga ukhuwah Islamiyyah dan mengamalkan Al-Quran dengan bahasa yang baik dan menjadikannya tuntunan hidup sehari-hari agar mendapatkan berkah dari Allah SWT.

 

Sambutan Ketua DPRD H. Syahlan Siregar, ST menyambut baik kegiatan ini dan siap bekerjasama terutama yang berkaitan dengan program sosial kemasyarakatan. Saat ini para petugas Amil zakat diamanahkan agar zakat ini dapat terealisasi dengan baik di tengah-tengah masyarakat yang berhak mendapatkannya. Selain itu guna memberikan kesadaran kepada pengusaha maupun individu terkait minimnya pengetahuan atas harta yang wajib dikeluarkan zakatnya.

 

Bupati Sergai Ir. H. Soekirman dalam sambutannya saat membuka kegiatan Pembinaan Amil Zakat se-Sergai :
Menyampaikan menyambut gembira atas prakarsa MUI dan BAZNAS untuk acara hari ini. Ucapan terima kasih atas komitmen BAZNAS mengelola zakat dengan baik dan lebih teratur dengan baik sesuai program kerjanya untuk terus ditingkatkan.

 

Kemudian selanjutnya disampaikan bahwa pemerintah daerah dengan kapasitas yang ada dalam menjalankan fungsi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan agar dapat melayani masyarakatnya dengan sebaik mungkin. Mendekati tahun politik ini konsentrasi pemerintah pada bidang pemerintahan adalah mensosialisasikan kepada masyarakat agar melengkapi data pemilih serta beramai-ramai datang ke TPS.

 

Selanjutnya didalam Islam, Zakat merupakan salah satu ketetapan Tuhan yang menyangkut harta, bahkan shadaqah dan infaq pun demikian. Karena Allah menjadikan harta benda sebagai sarana kehidupan untuk umat manusia seluruhnya, maka ia harus diarahkan guna kepentingan bersama.
Perlu kita sadari bahwa hubungan persaudaraan tak hanya menuntut sekedar take and give (mengambil dan menerima) atau useful change (pertukaran manfaat), akan tetapi lebih dari itu yaitu memberi tanpa menanti sebuah imbalan, atau membantu tanpa dimintai bantuan.
Perlu disadari angka kemiskinan di Sergai 9%, sekitar 54 ribu yang terdata dari seluruh masyarakat beragam agama, dan untuk data tersebut terdapat 30 ribu umat Muslim atau 5%.

 

Hari ini mari berbuat untuk duniamu, angka kemiskinan umat Islam yang 5% tersebut hendaknya mari bersama-sama membangun tekad untuk menguranginya bahkan jika memungkinkan untuk dihapus.
Hari ini satu hal yang sangat strategis mengingatkan bahwa anggaran dana desa hendaknya dipergunakan tepat sasaran terutama dalam hal pengentasan kemiskinan melalui program pemberdayaan masyarakat.
Saya merasa berkepentingan untuk ikut serta mengurangi angka kemiskinan karena para kaum dhuafa tersebut menjadi tanggung jawab semua masyarakat daerah tersebut termasuk pemimpinnya. Untuk itu kita semua harus meningkatkan kesadaran untuk saling peduli sesama agar tidak ada lagi kaum dhuafa yang ada disekitar kita dengan mengeluarkan zakat sesuai dengan ketentuan yang ada.

 

Kegiatan diisi dengan paparan oleh narasumber serta penyerahan bantuan pinjaman modal usaha bergulir untuk bidang usaha Takjil Ramadhan secara simbolis kepada 60 UMKM Binaan BAZNAS Kabupaten Sergai.(ks)