Wednesday, 19 February 2014 | 00:00:00 WIB | 584 Pembaca

Kabut Asap Selimuti Kampar : Anak Didik SD dan PAUD Diliburkan di Tiga Kecamatan Bangkinang,

Sumatra Utara

Foto:

  Bencana kabut asap diwilayah Kabupaten Kampar sudah pada kondisi cukup parah dan karenanya sejak kemaren anak didik atau tepatnya siswa kelas I sampai kelas III Sekolah Dasar (SD) dan jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di tiga Kecamatan yakni di Kecamatan Tambang, Siak Hulu dan Kecamatan Tambang diliburkan. Upaya untuk menghindari berbagai dampak buruk akibat bencana asap tersebut maka pihak Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah  Kabupaten Kampar sejak beberapa hari lalu melakukan kegiatan pembagian masker secara gratis guna mengurangi berbagai infeksi penyakit bagi masyarakat. Demikian diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kampar, Ir. H. Alizabar ketika ditemui di kantor Bupati Kampar di Bangkinang pada Rabu (19/2), tepatnya usai memimpin kegiatan pembagian masker gratis bagi PNS dan masyarakat umum yang melakukan aktifitas diluar rumah dan melintasi ruas jalan utama di Kota Bangkinang. Ditambahkan Alizabar bahwa berdasarkan hasil pantauan satelit NOA di wilayah Kabupaten Kampar pada tanggal, 16 Februari 2014 di Kabupaten Kampar terdapat 35 titik api yang terdiri dari 15 titik api murni dan 20 titik panas, dimana pada setiap titik panas, suhu panasnya pada kawasan dengan luasan minimal 1 Ha berada pada suhu diatas 38 derjat Celsius. Namun dari pantauan  lapangan ternyata titik api dan titik panas tersebut telah semakin menurun. Dan patut dicatat bahwa kondisi kabut asap di Kampar saat ini juga disebabkan adanya kiriman asap dari daerah lainnya, ujarnya. Menyikapi semakin parahnya kondisi kabut asap tersebut maka BPBD Kabupaten Kampar sejak kemaren Selasa (18/2) dan pada Rabu (19/2) terus melakukabn kegiatan pembagian masker kepada para pengguna jalan raya diseputar Kota Bangkinang dan sekitarnya BPBD Kampar juga telah menyerahkan sedikitnya 10.000 masker kepada Dinas Kesehatan Kabupapten Kampar untuk disebarkan kepada masyarakat melalui Puskesmas dalam wilayah Kabupaten Kampar. Dan para petugas dari BPBD Kampar juga telah secara langsung membagi-bagikan masker di Kota Bangkinang dan sekitarnya dengan jumlah masker yang telah dibagikan sebanyak 5800 masker. Kegiatan pembagian masker ini akan terus dilakukan sampai kondisi kabut asap berada pada kondisi aman, papar Alizabar. Secara terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, H. Herlin Rahmola, SKM, M.Kes ketika ditemui di Bangkinang kemaren Rabu (19/2) mengungkapkan bahwa dalam hal terjadinya musibah kabut asap saat ini pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar menghimbau agar masyarakat mengurangi aktifitas diluar rumah dan bila keluar rumah diminta untuk menggunakan masker. Dengan kondisi cuaca yang panas saat ini, warga juga dihimbau untuk lebih banyak mengkonsumsi air putih untuk menghindari dihidrasi, sebab sesungguhnya tubuh manusia sangat banyak membutuhkan air dalam kondisi tubuh dan lingkungan yang panas, ujar Herlin Rahmol. (Humas Setda Kampar).