Presiden Jokowi Menang terhadap Gugatan warga Mandau

Presiden Jokowi Menang terhadap Gugatan warga Mandau

BENGKALIS - Portalriau.com- Jaksa Pengacara Negara (JPN) dari Kejaksaaan Negeri (Kejari) Bengkalis Agis Saputra, SH yang juga sebagai Kasi Datun, berhasil mementahkan gugatan Buyung Nahar Warga Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis Riau. terhadap sengketa lahan sekitar 99 hektar, yang menyeret nama Presiden RI Joko Widodo sebagai tergugat 2, di Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis - Riau.

Sebelumnya penggugat Buyung Nahar pada November 2020 melayangkan gugatan sengketa lahan tersebut, dengan mengklaim lahan seluas 99 hektar tersebut adalah miliknya, lantas dia menggugat sejumlah pihak termasuk Presiden RI, namun melalui beberapa sidang, Agis Saputra JPN dari Kejari Bengkalis berhasil membuktikan bahwa lahan tersebut sudah diganti rugi Chevron dan bukan milik Buyung Nahar. Selaku JPN yang ditugaskan untuk menghadapi gugatan terhadap presiden.

Agis berhasil meyakinkan Hakim PN Bengkalis bahwa gugatan Buyung Nahar terhadap presiden adalah gugatan keliru terhadap orang (error in personal).

Terkait hal itu Asdatun Kejati Riau Dzakiyul Fikri, SH., MH didampingi Kajari Bengkalis Rahmat Budiman, SH, MH dan Kasi Datun Kejari Bengkalis Agis Sahputra, SH, menggelar konferensi pers Rabu ( 22/9/2021) di Gedung Kejaksaan Negeri Bengkalis, Jalan Pertanian.

Menurut Dzakiyul Fikri, Kejaksaan Tinggi Riau memberikan kuasa subsitusi kepada sembilan JPN dan tim ini diketuai Dzakiyul Fikri,SH, MH bertindak mewakili Presiden RI Joko Widodo, sebagai tergugat II. Sedangkan PT. CPI sebagai tergugat I.

Ini dilakukan, sambungnya, setelah Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis memutuskan menolak gugatan Penggugat. Dimana Penggugat telah melakukan gugatan terhadap orang nomor satu di Indonesia (Presiden RI).

"Kami menerima SK substitusi mewakili negara atau pemerintah ( Presiden RI ) sidang perdata, bersama-sama JPN Kejaksaan Negeri Bengkalis dan Kejaksaan Tinggi Riau,”ujar Dzakiyul Fikri.

Menurutnya lagi, gugatan itu berkaitan dengan persoalan lahan PT. CPI yang diakui sekelompok masyarakat.

“Dalam perkara ini kita harus propesional dan objektif dan tentunya melaksanakan dengan analisis yang cukup,”sambungnya.

Dikatakannya lagi, proses persidangan telah berjalan lancar. Hasilnya, putusan seluruh gugatan ditolak, dimana hakim beralasan selama sidang berjalan dan sidang di lokasi atau ditempat tidak bisa di pertimbangkan sebagai materi gugatan.

“Saya mewakili Kajati Riau memberikan apresiasi kepada Kajari Bengkalis dan jajaran, terhadap perkara ini sudah tuntas di PN Bengkalis, walaupun masih ada upaya tahap banding ataupun tidak banding,”terangnya.

Lebih lanjut Dzakiyul Fikri mengungkapkan, pihaknya saat ini masih menungggu batas waktu banding.

“Kita tunggu batas waktu bandingnya habis. Apakah ada banding atau tidak dari penggugat, kalau memang tidak ada nanti kami laporkan ke Presiden melalui Kajati dan Kajagung. bahwa perkara di Bengkalis sudah selesai,urainya.

Dia mengatakan, perkara perdata di Riau cukup banyak yang serupa. Gugatannya tertuju ke Presiden RI, contoh kasus lagi perkara Perdata di Kejari Siak, tergugatnya juga Presiden RI.

Dibagian lain, Kasi Datun Kejari Bengkalis Agis Sahputra, SH sebagai Jaksa Pengacara Negara ( JPN) mengatakan, perkara ini muncul di Tahun 2020, namun perjalanan sidangnya ditahun 2021.

“Kami juga sudah sidang ditempat, pertama sekali sidang di PN Bengkalis, dan yang kedua sidang di tempat di lokasi PT Chevron perbatasan antara Bathin Solapan dan Mandau,”timpal Agis.

Dikatakannya lagi, sidang ditempat sebelumnya turut diikuti majelis hakim dan para penggugat serta tergugat juga para saksi perkara. Persidangannya berjalan cukup lama, sehingga Senin lalu, sudah keluar putusan dari majelis hakim PN Bengkalis.

“Sebelumnya kami juga sudah membuat kesimpulan untuk menolak gugatan penggugat seluruhnya atau setidak tidaknya menyatakan gugatan penggugat tidak dapat di terima," katanya.

Selanjutnya Hakim PN Bengkalis memberikan putusan menolak gugatan penggugat seluruhnya dan menghukum penggugat untuk membayar biaya perkara sejumlah Rp 37.917.000.-.

Sumber. Riau berdaulat.com

Berita Terkait

Kejari Kampar Terima Kunjungan Silaturahmi DPRD Kampar

KAMPAR - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar menerima kunjungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kampar. Adapun pada kunjungan itu dalam rangka bersinergi sekaligus bincang - bincang.…...

Monev WBK/WBBM, Wakil Jaksa Agung RI Setia Untung Arimuladi Kunker di Kejari Kampar

KAMPAR - Kedatangan Wakil Jaksa Agung (Waja) Republik Indonesia pada kunjungan Kerja (Kunker) di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar. Dalam rangka selaku ketua tim pengarah reformasi…...

Surat Rakyat, Solihin Tidak Tamat SD Untuk Ketua BEM UI

Bengkalis, - Portalriau.com- Surat terbuka ini saya sampaikan menanggapi kritik Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) sebagaimana dipublikasikan di berbagai media. Nama saya…...

Adi Putra Terpilih Secara Aklamasi, Sebagai Ketua PWI Bengkalis

Adi Putra (kanan) Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua PWI Bengkalis. Bengkalis,Portalriau.com- Adi Putra terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PWI Kabupaten Bengkalis periode 2021-2024 pada konferensi…...

Barang Bukti Yang Sudah Mempunyai Kekuatan Hukum Tetap, di Musnahkan Kejari Kampar

KAMPAR - Barang bukti yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap atau Inkrah atas perkara. Kejaksaan Negeri Kampar melaksanakan pemusnahan dari Bidang Pidana Khusus dan Bidang…...